NASA Siap Kirim Manusia ke Bulan Lagi Setelah 50 Tahun lebih
Sebagian roket Artemis II Space Launch System milik NASA di dalam Vehicle Assembly Building di Kennedy Space Center NASA. (NASA)
16:06
13 Januari 2026

NASA Siap Kirim Manusia ke Bulan Lagi Setelah 50 Tahun lebih

Rangkuman berita:

  • NASA bersiap meluncurkan misi Artemis II paling cepat 6 Februari 2026, yang akan menjadi penerbangan berawak pertama ke Bulan sejak misi Apollo terakhir pada 1972.
  • Artemis II akan mengangkut empat astronot dengan roket Space Launch System (SLS) dan pesawat Orion untuk menguji sistem pesawat selama 10 hari, termasuk terbang hingga ke sisi jauh Bulan.
  • Misi ini menjadi langkah penting menuju kembalinya manusia ke Bulan, sekaligus fondasi ambisi jangka panjang NASA untuk eksplorasi Bulan dan persiapan misi berawak ke Mars.

- Lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA, bersiap menerbangkan kru Artemis II ke luar angkasa, dalam rangka menjalankan misi ke Bulan.

Misi tersebut akan menjadi ekspedisi berawak pertama ke Bulan, khususnya sejak berakhirnya program Apollo pada tahun 1972 silam.

Setelah melalui sejumlah percobaan hingga penundaan beberapa kali, misi Artemis II akhirnya dinyatakan siap mengangkut roket Space Launch System (SLS) dan pesawat ruang angkasa Orion ke Kennedy Space Center.

Menurut NASA, pihaknya sedang mempersiapkan gladi bersih untuk akhir Januari 2026, sehingga misi Artemis II bisa dilangsungkan paling cepat pada 6 Februari nanti.

"Ini adalah upaya lain menuju misi berawak AS yang baru ke permukaan Bulan, sekaligus menjadi fondasi kehadiran jangka panjang di Bulan yang akan membantu kami mempersiapkan astronot pertama AS ke Mars," kata NASA.

Adapun misi Artemis II sebenarnya dijadwalkan meluncur pada tahun 2024. Misi ini awalnya dijadwalkan berlangsung pada November 2024, bersama astronot Reid Wiseman sebagai komandan dan tiga kru lainnya.

Namun kemudian jadwalnya diundur ke April April 2026, hingga akhirnya dipercepat jadi lebih awal, pada Februari nanti.

Selain Wiseman, Vixtor Glover, Christina Koch dari NASA, serta astronot Jeremy Hansen dari badan antariksa Kanada juga akan menjadi awak pesawat luar angkasa yang menjalankan misi Artemis II.

Mereka bertugas menguji sistem pendukung pesawat selama 10 hari dan menempuh perjalanan lebih dari 4.000 mil ke sisi jauh Bulan, bagian Bulan yang tidak pernah menghadap ke Bumi karena terkunci gravitasi.

Bila berhasil, misi ini akan membawa NASA selangkah lebih dekat ke puncak perlombaan antariksa modern, yang kembali mengantarkan manusia ke Bulan. Misi ini juga akan menunjang eksplorasi ilmiah lebih lanjut, pemanfaatkan sumber daya di permukaan Bulan, hingga persiapan misi antar planet.

Selain AS, badan antariksa China telah mendaratkan sejumlah misi ke Bulan, tetapi tanpa awak. National Space Administration China menargetkan pendaratan manusia di Bulan pada tahun 2030 mendatang

Indian Space Research Organization, organisasi antariksa India juga telah mendaratkan wahana tanpa awak di wilayah kutub selatan Bulan.

Perusahaan wahana antariksa milik Elon Musk, SpaceX, turut mendorong misi ke Bulan, Mars dan lainnya, sehingga meramaikan deretan misi ke luar angkasa, dihimpun KompasTekno dari Mashable.

Tag:  #nasa #siap #kirim #manusia #bulan #lagi #setelah #tahun #lebih

KOMENTAR