Banyak Tak Menyadari, Setting WhatsApp Ini Diam-diam Bisa Kuras Memori HP
Ringkasan berita:
- Pengaturan default WhatsApp seperti auto-download media bisa diam-diam menguras memori HP karena semua foto, video, dan dokumen dari chat langsung tersimpan di galeri tanpa konfirmasi.
- Fitur ini sering aktif tanpa disadari, terutama setelah login ulang atau menautkan WhatsApp ke perangkat lain, sehingga galeri cepat penuh, berantakan, dan membuat performa ponsel melambat.
- Pengguna bisa mematikannya lewat menu Storage and Data agar media tidak terunduh otomatis, memori lebih hemat, galeri lebih rapi, dan risiko file berbahaya berkurang.
- Anda dan mungkin banyak pengguna WhatsApp tak menyadari, bahwa pengaturan tertentu di WhatsApp, diam-diam bisa menguras memori HP.
Sebab, banyak pengaturan WhatsApp berjalan secara default sejak pertama kali diinstal di ponsel. Pengaturan default ini sejatinya bertujuan untuk memudahkan pengguna agar bisa menggunakannya tanpa perlu mengatur ulang.
Jadi, begitu diinstal, pengguna tinggal login dan chat bisa langsung berjalan.
Namun di balik kemudahan itu, ada beberapa pengaturan bawaan yang bekerja diam-diam di latar belakang. Efeknya sering tidak langsung terasa, tapi baru muncul setelah WhatsApp dipakai beberapa saat.
Salah satunya adalah fitur auto-save atau auto-download media ke galeri. Fitur ini kerap luput dari perhatian, padahal dampaknya bisa cukup besar. Jika dibiarkan aktif, auto-save galeri bisa menguras memori HP secara perlahan dan membuat HP terasa makin lemot.
Auto-save galeri sendiri fitur WA yang secara otomatis mengunduh foto, video, audio, hingga dokumen yang dikirim lewat chat, baik chat pribadi maupun grup. Semua file itu akan langsung tersimpan di galeri ponsel.
Secara default, fitur ini aktif ketika ponsel terhubung ke WiFi atau data seluler. Artinya, setiap ada kiriman media, WhatsApp akan langsung mengunduhnya tanpa konfirmasi.
Masalahnya, banyak pengguna tidak sadar fitur ini masih aktif. Berdasarkan pantauan KompasTekno, auto-download media sering kali kembali menyala secara default, terutama setelah pengguna log in ulang saat menautkan WA ke perangkat lain, seperti HP kedua atau tablet lewat fitur Linked to Devices.
Akibatnya, galeri ponsel bisa cepat penuh oleh konten yang sebenarnya tidak terlalu penting. Mulai dari meme di grup keluarga, foto obrolan kantor, video random di grup alumni, hingga foto screenshot yang seharusnya tidak perlu disimpan lama.
Selain membuat penyimpanan cepat habis, galeri juga jadi berantakan. Foto pribadi bercampur dengan gambar-gambar tidak penting, sehingga menyulitkan saat ingin mencari foto tertentu.
Jika memori sudah terlalu penuh, performa HP pun bisa ikut melambat. Pada akhirnya, pengguna meski repot dan meluangkan waktu menghapus foto, video, dokumen, dan audio hasil auto-save ini secara manual.
Cara mematikan fitur auto-save di WA
Cara mematikan fitur auto-download media di WA.
Untuk menghindari masalah tersebut, ada baiknya pengguna mematikan setting WhatsApp auto-download media ini. Caranya cukup mudah, sebagai berikut:
Buka WhatsApp, lalu masuk ke Settings > Storage and Data > Media auto-download.
Di menu Media auto-download, WhatsApp menyediakan tiga skenario pengaturan, yakni saat terhubung ke WiFi, menggunakan data seluler, dan saat roaming. KompasTekno menyarankan agar ketiganya diatur ke opsi "No media" alias mengosongkan kotak centang foto, video, dokumen, dan audio.
Dengan pengaturan ini, WhatsApp tidak akan otomatis mengunduh dan menyimpan media ke galeri, baik saat terhubung ke WiFi maupun data seluler.
Pengguna jadi punya kontrol penuh untuk memilih media apa yang ingin diunduh dan dari siapa.
Selain lebih hemat memori, langkah ini juga bisa menjadi lapisan perlindungan tambahan buat pengguna. Media tidak langsung terunduh otomatis, sehingga mengurangi risiko menerima file berbahaya atau mencurigakan yang dikirim oleh orang tidak dikenal.
Tag: #banyak #menyadari #setting #whatsapp #diam #diam #bisa #kuras #memori