LG Umumkan Gallery TV, Televisi untuk Pamerkan Karya Seni
LG Gallery TV dilengkapi layanan berlangganan bernama Gallery+. Layanan ini menawarkan lebih dari 4.500 karya seni, yang setiap bulannya, mendapat pembaruan koleksi sehingga tampilan layar selalu terlihat berbeda.(Trusted Reviews)
15:03
6 Januari 2026

LG Umumkan Gallery TV, Televisi untuk Pamerkan Karya Seni

Ringkasan berita:

  • LG meluncurkan Gallery TV di CES 2026, TV bergaya lifestyle yang berfungsi ganda sebagai layar tontonan sekaligus pajangan seni digital di dinding.
  • Penantang Samsung The Frame, Gallery TV memakai panel MiniLED (bukan QLED), dilengkapi anti-silau khusus dan Gallery Mode hasil kalibrasi museum agar karya seni tampil lebih akurat.
  • Didukung layanan Gallery+, tersedia ukuran 55 dan 65 inci, menawarkan ribuan karya seni berlangganan, fitur AI, bingkai magnetik kustom, serta audio dan visual 4K berbasis AI.

- Produsen teknologi asal Korea Selatan, LG, resmi memperkenalkan produk televisi (TV) terbaru mereka yang bernama Gallery TV. 

LG Gallery TV juga menjadi salah satu produk yang terpajang di acara pameran teknologi tahunan Consumer Electronics Show (CES) 2026, yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, yang berlangsung 6-9 Januari 2026.

Gallery TV ini hadir sebagai perangkat yang memadukan fungsi antara teknologi dan seni. Berbeda dari televisi konvensional, perangkat ini tidak hanya digunakan untuk sarana menonton, tetapi juga bisa berperan sebagai media pajang karya seni digital.

Saat tidak digunakan untuk memutar konten, layar Gallery TV akan menampilkan berbagai karya seni digital, sehingga tampil menyerupai lukisan yang digantung di dinding dan menyatu dengan interior ruangan.

Lewat Gallery TV, LG secara tidak langsung ikut meramaikan segmen TV lifestyle. Perangkat ini sekaligus hadir menjadi penantang Samsung The Frame, lini TV lifestyle Samsung yang mengusung konsep serupa.

Kendati konsepnya sama, LG Gallery TV mengambil pendekatan yang berbeda dari Samsung The Frame. Perbedaan tersebut utamanya terletak pada aspek teknologi layar yang digunakan.

Jika Samsung The Frame mengandalkan panel QLED atau Neo QLED, Gallery TV justru menggunakan teknologi MiniLED sebagai basis tampilannya. 

Sementara itu, untuk mendukung fungsinya sebagai layar seni, LG membekali Gallery TV dengan panel anti-silau khusus serta Gallery Mode yang dikalibrasi menggunakan masukan dari pihak museum. 

Adapun kehadiran Gallery Mode tersebut diklaim mampu menampilkan tekstur dan tonal warna karya seni dengan lebih akurat. 

Layanan seni Gallery+

LG Gallery TV sendiri akan tersedia dalam dua ukuran, yakni 55 inci dan 65 inci. TV ini menggunakan teknologi MiniLED sebagai pencahayaan latar, dan dipadukan dengan prosesor α7 AI untuk tampilan gambar 4K serta fitur AI Sound Pro untuk audio.

Untuk menunjang fungsinya sebagai layar seni, LG Gallery TV dilengkapi layanan berlangganan bernama Gallery+. Layanan ini menawarkan lebih dari 4.500 karya seni, yang setiap bulannya, mendapat pembaruan koleksi sehingga tampilan layar selalu terlihat berbeda.

Selain menampilkan karya seni, pengguna juga dapat membuat gambar menggunakan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), menampilkan foto pribadi, serta menambahkan musik latar dari koleksi bawaan TV atau melalui streaming Bluetooth.

Guna memperkuat kesan "galeri seni", LG Gallery TV turut mendukung bingkai magnetik yang dapat dikustomisasi sesuai selera. LG juga menyediakan memori internal untuk menyimpan karya favorit agar dapat diakses dengan cepat, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Trustedreviews.

Tag:  #umumkan #gallery #televisi #untuk #pamerkan #karya #seni

KOMENTAR