Perasaan Campur Aduk Fabio Grosso Sambut Penjegal Italia dan Jay Idzes
- Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, secara terbuka menyatakan sikapnya dalam menyambut kembali dua bek andalan tim, Tarik Muharemovic dan Jay Idzes.
Keduanya kembali ke klub setelah menuntaskan tugas internasional bersama negara masing-masing dalam agenda FIFA Matchday Maret yang krusial.
Kembalinya para pilar lini belakang ini menjadi angin segar bagi Fabio Grosso yang tengah mempersiapkan tim untuk mengarungi sisa kompetisi Liga Italia 2025-2026.
Pekan ke-31 Serie A akan menjadi panggung bagi I Neroverdi untuk menjamu Cagliari pada Sabtu (4/4/2026) di Stadion Mapei.
Kemenangan menjadi target mutlak demi memutus tren negatif sebelum jeda internasional, di mana mereka sempat menelan dua kekalahan dari tiga laga terakhir.
Baca juga: Sassuolo Lawan Wabah dan Tahan Juve, Jay Idzes dkk Lampaui Ekspektasi
Sassuolo menunjukkan sinyal positif tepat sebelum libur kompetisi dengan keberhasilan menahan imbang Juventus 1-1.
Menghadapi Cagliari yang berada di posisi ke-15 klasemen sementara, sang pelatih menegaskan kesiapan skuadnya.
"Kami sangat fokus dan siap menghadapi sebuah pertandingan yang sangat sulit yaitu melawan Cagliari," kata Grosso dikutip dari Sassuolo News, Sabtu (4/4/2026).
Tarik Muharemovic Buat Perasaan Grosso Campur Aduk
Di balik profesionalisme tersebut, terdapat situasi emosional yang dialami sang pelatih.
Tarik Muharemovic baru saja menjadi aktor penting yang membawa Bosnia-Herzegovina menyingkirkan Timnas Italia pada babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hasil ini sangat memukul publik Negeri Pizza karena Gli Azzurri dipastikan absen dari turnamen akbar tersebut untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Baca juga: Rating Jay Idzes Usai Juventus Vs Sassuolo 1-1, Hampir Tercoreng Penalti
Sebagai sosok yang membawa Italia juara dunia 2006, ia merasa sedih negaranya harus tersingkir dari gelaran antar-negara paling bergengsi di dunia.
Meskipun begitu, pelatih kelahiran Roma pada 28 November 1977 itu mengaku senang Muharemovic tampil bagus bersama negaranya.
Bek timnas Italia Alessandro Bastoni (bawah) menerima kartu merah dari wasit asal Prancis, Clement Turpin, pada laga final playoff kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Bosnia-Herzegovina dan Italia di stadion Bilino-Polje di Zenica pada 31 Maret 2026.
"Tarik sudah kembali, saya belum bertemu dengan dia. Hari ini saya akan bertemu dengan dia, mungkin dengan agak segan," ungkap Fabio Grosso.
"Kami sedih untuk diri sendiri tetapi bahagia buat dirinya. Kami akan memberikan ucapan selamat kepadanya karena dia tampil sangat bagus."
Ucapan Selamat untuk Jay Idzes
Tak jauh berbeda dengan situasi Muharemovic, kepulangan Jay Idzes murni membawa atmosfer positif.
Bek tengah tersebut kembali dari ajang FIFA Series 2026 dengan predikat sebagai Pemain Terbaik Indonesia tahun ini, sebuah apresiasi yang diberikan dalam PSSI Awards akhir Maret lalu.
Baca juga: Hasil Juventus Vs Sassuolo 1-1: Jay Idzes Picu Penalti, Amankan Seri
"Saya juga ingin mengambil kesempatan ini untuk memberikan ucapan selamat kepada Idzes," tegas Grosso.
"Dia menerima anugerah sebagai Pemain Terbaik Indonesia pada tahun ini."
"Gelar tersebut jelas sebuah penghormatan yang sangat bagus buat dia," tutup Fabio Grosso.
Tag: #perasaan #campur #aduk #fabio #grosso #sambut #penjegal #italia #idzes