Dudung Abdurrachman: Dapur MBG Berbelatung di Jakbar Sudah Di-suspend
- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman mengungkapkan, SPPG atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dia sidak di Jakarta Barat (Jakbar) kini telah di-suspend alias dihentikan operasionalnya.
"Saya kemarin sidak SPPG, ya, di dapur di sekitar Grogol dengan Petamburan. Jadi memang menurut saya itu tidak layak, dan itu oleh Kepala BGN langsung direspons, sehingga di-suspend langsung saya lihat itu," ujar Dudung di Istana, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Adapun pada dapur MBG tersebut, Dudung mendapati banyak belatung dan sampah yang tak kunjung diangkut meski sudah satu pekan.
Baca juga: KSP Dudung Temukan Dapur MBG di Jakbar Banyak Belatung dan Sampah: Tutup Saja kalau Tak Diperbaiki
Dudung menjelaskan, berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, anak-anak harus menerima makanan yang betul-betul bergizi.
Dia mengingatkan kepada yayasan pemilik dapur MBG untuk tidak sekadar mencari keuntungan dari program ini.
Dudung pun akan melanjutkan sidaknya ke dapur MBG du Jawa Barat dan Jawa Tengah.
"Nah ini yang saya sidak dan saya akan cek ke beberapa daerah. Saya mendengar di Jawa Tengah, di Jawa Barat ada hal-hal yang prosesnya, dari mulai penentuan titik sampai kepada proses pembuatan makanan, pengiriman dan sebagainya ini tidak sesuai dengan standar," jelasnya.
"BGN sudah sedemikian rupa berupaya semaksimal mungkin saya lihat itu, cuman memang di lapangan banyak ketimpangan-ketimpangan dan BGN juga sudah banyak berbenah," sambung Dudung.
Baca juga: Dapur MBG di Jakbar yang Disidak KSP Dudung Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Sementara itu, Dudung sudah berkomunikasi dengan Kepala BGN Dadan Hindayana agar mewaspadai investor yang ingin hanya mengambil keuntungan dari program MBG.
Menurut Dudung, yayasan yang mau berinvestasi di program MBG harus memikirkan kemajuan bangsa.
"Anak-anak kita kasihan. Baru-baru ini kan baru lagi ada keracunan juga, nah ini hal-hal gini ini saya akan terus menerus tentunya bersama-sama juga dengan BGN ya untuk menindak hal-hal yang memang kurang baik gitu lah," imbuhnya.
Dudung melihat dapur MBG berbelatung
Dudung Abdurachman mendapati banyak belatung dan sampah pada dua SPPG atau dapur program MBG di Kebon Jeruk dan Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar).
Dudung meminta agar dapur MBG tersebut segera ditutup jika tidak melakukan perbaikan.
Sebab, jika dibiarkan, maka ke depannya pasti akan terjadi kasus keracunan yang menimpa anak-anak penerima MBG.
"Ya segera saya sarankan kepada MBG, BGN ya, untuk segera ditutup saja. Ini kan belatung di mana-mana coba perhatikan. Ini sangat dekat sekali, ya, kalau enggak segera dikasih waktu. Kalau misalnya tidak bisa diperbaiki, dalam waktu dekat segera akan ditutup aja saya sampaikan demikian," ujar Dudung, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Selasa (12/5/2026) kemarin.
"Karena memang kalau misalnya tidak segera dievaluasi, ini dibiarkan begini saja, ini sampah sudah satu minggu coba bayangkan. Nih sekarang saya panggil RT-nya, jangan menganggap gampang ya. Nanti suatu ketika terjadi keracunan, anak-anak menjadi korban. Nah ini yang tidak kita inginkan," sambungnya.
Dudung menekankan, dua dapur yang ia sidak pagi ini tidak layak beroperasional.
Dia meminta kepada kepala yayasan untuk segera mengubah dapur menjadi sesuai standar yang ditetapkan.
"Tadi IPAL-nya juga tidak memenuhi syarat. Kemudian beberapa tempat pencucian, kemudian ruangan yang begitu panas, antara dapur kering, penyimpanan yang kering, gudang basah dengan gudang kering juga itu jadi satu dengan AC-nya satu. Dan pencucian nabati dan hewani itu harus terpisah, tidak boleh jadi satu," tukasnya.
Tag: #dudung #abdurrachman #dapur #berbelatung #jakbar #sudah #suspend