Konsol Game Kian Tak Ramah Kantong, PS5 Tembus Dua Digit, Switch 2 Bersiap Naik
Desain resmi Nintendo Switch 2.(Nintendo)
17:09
13 Mei 2026

Konsol Game Kian Tak Ramah Kantong, PS5 Tembus Dua Digit, Switch 2 Bersiap Naik

– Harga konsol game kian tidak ramah kantong. Hal ini disebabkan kondisi perubahan kondisi pasar, terutama kenaikan harga komponen memory yang dipicu tren AI. 

Dua pabrikan besar konsol yakni Sony dan Nintendo sudah mengumumkan kenaikan harga beberapa waktu lalu. 

Sony Interactive Entertainment resmi menaikkan harga PlayStation 5 (PS5) di beberapa negara termasuk Indonesia, yang kemudian disusul Nintendo mengumumkan penyesuaian harga untuk konsol Nintendo Switch 2 di pasar global.

Sony sebelumnya mengumumkan kenaikan harga PS5 secara global melalui blog resminya. Di Indonesia, harga PS5 Digital Edition kini mencapai Rp 9.999.000, naik Rp 1,8 juta dari sebelumnya Rp 8.199.000.

Sementara itu, PS5 versi Disc Edition kini dijual Rp 11.399.000, naik Rp 1,7 juta dari harga sebelumnya Rp 9.699.000. Ini menjadi pertama kalinya harga PS5 di Indonesia menembus dua digit.

Baca juga: Daftar Harga PS5 Terbaru di Indonesia, Naik Signifikan

Tak hanya konsol, Sony juga menaikkan harga aksesori PlayStation Portal menjadi Rp 5.199.000, dari sebelumnya Rp 3.599.000.

Kenaikan harga ini mulai berlaku pada 1 Mei 2026. Menurut Sony, keputusan tersebut diambil sebagai respons terhadap tekanan ekonomi global yang masih berlanjut.

"Kami menyadari bahwa perubahan harga berdampak pada komunitas kami, dan setelah evaluasi yang cermat, kami menemukan bahwa ini adalah langkah yang diperlukan," kata Isabelle TomatisVice President, Global Marketing, Sony Interactive Entertainment.

Kenaikan harga juga dialami konsol Nintendo. Perusahaan asal Jepang tersebut mengumumkan bahwa harga Switch 2 akan naik di berbagai wilayah di luar Jepang.

Di Amerika Serikat, harga Switch 2 naik dari 449 dollar AS (sekitar Rp 7,4 juta) menjadi 499,99 dollar AS (sekitar Rp 8,6 juta) mulai 1 September 2026.

Kenaikan juga terjadi di Kanada dan Eropa, masing-masing menjadi sekitar 679,99 dollar Kanada dan 499,99 euro.

Meski Nintendo belum merinci negara yang terdampak, perusahaan memastikan penyesuaian harga akan dilakukan secara bertahap secara global. Hal ini membuka kemungkinan harga Switch 2 di Indonesia juga ikut terdampak melalui distributor resmi.

Kenaikan harga konsol ini disebut dipicu berbagai faktor, mulai dari krisis komponen elektronik seperti memori dan RAM, hingga lonjakan kebutuhan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menekan rantai pasok.

Baca juga: Nintendo Gugat AS, Minta Uang Tarif Impor Trump Dikembalikan

Selain itu, ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya biaya logistik turut memperberat beban produsen.

Tren ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sejumlah perusahaan teknologi, termasuk Sony dan Microsoft, juga pernah menyesuaikan harga perangkat mereka di berbagai wilayah.

Di sisi lain, permintaan pasar terhadap konsol game masih tergolong kuat. Nintendo mencatat Switch 2 telah terjual hampir 20 juta unit sejak dirilis pada Juni 2025.

Namun, perusahaan memproyeksikan penjualan tahun ini akan turun sekitar 16,9 persen menjadi 16,5 juta unit, seiring strategi penyesuaian pasar dan kondisi ekonomi yang belum stabil.

Sementara PS5, terjual sebanyak 1,5 juta unit pada kuartal keempat tahun fiskal 2025, turun 46 persen dari 2,8 juta unit pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sony masih memperkirakan pendapatan divisi gaming pada 2026 ini masih akan turun sekitar 6 persen. 

Tag:  #konsol #game #kian #ramah #kantong #tembus #digit #switch #bersiap #naik

KOMENTAR