UEFA Jatuhi Sanksi ke Gianluca Prestianni usai Dugaan Rasis ke Vinicius Jr, Benfica Ajukan Banding
Sanksi Sementara UEFA Bikin Gianluca Prestianni Tersingkir, Benfica Langsung Banding. [Dok. IG Gianluca Prestianni]
09:06
24 Februari 2026

UEFA Jatuhi Sanksi ke Gianluca Prestianni usai Dugaan Rasis ke Vinicius Jr, Benfica Ajukan Banding

Baca 10 detik
  • Winger Benfica, Gianluca Prestianni, dijatuhi sanksi satu pertandingan sementara oleh UEFA terkait dugaan rasisme terhadap Vinícius Junior.
  • Insiden terjadi saat leg pertama di Lisbon; pertandingan sempat terhenti saat protokol anti-rasisme UEFA diaktifkan oleh wasit.
  • Benfica berencana banding atas keputusan tersebut, namun Prestianni kemungkinan besar tetap absen pada leg kedua di Santiago Bernabéu.

Winger muda Benfica, Gianluca Prestianni, resmi dijatuhi sanksi larangan satu pertandingan oleh UEFA menyusul dugaan tindakan rasis terhadap Vinícius Junior.

Akibat hukuman sementara tersebut, Prestianni dipastikan absen pada leg kedua di Stadion Santiago Bernabéu, Rabu malam waktu setempat.

UEFA menjatuhkan hukuman satu laga sebagai langkah provisional sembari proses investigasi terus berjalan.

Jika terbukti bersalah, pemain asal Argentina berusia 20 tahun itu terancam sanksi lebih berat hingga 10 pertandingan.

Insiden terjadi pada leg pertama di Estadio da Luz, Lisbon. Vinícius melaporkan kepada wasit François Letexier bahwa dirinya menjadi korban pelecehan rasial.

Pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit setelah wasit mengaktifkan protokol anti-rasisme UEFA.

Penyerang Madrid itu mengaku mendapat ucapan bernada rasis. Rekan setimnya, Kylian Mbappé, bahkan menyebut mendengar Prestianni melontarkan kata monyet sebanyak lima kali.

Benfica langsung merespons dengan menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Namun, klub Portugal itu mengakui kecil kemungkinan hukuman bisa dibatalkan tepat waktu sehingga Prestianni tetap absen di leg kedua.

Pelatih Benfica, José Mourinho, menyebut dirinya menerima dua versi berbeda dari kedua pemain.

Sementara itu, pihak Benfica menilai sang pemain menjadi korban kampanye pencemaran nama baik.

Klub juga merilis video di media sosial yang diklaim menunjukkan posisi pemain Madrid tidak memungkinkan mendengar secara jelas ucapan yang dituduhkan.

Di sisi lain, Real Madrid menyatakan telah mengumpulkan seluruh bukti yang tersedia dan menyerahkannya kepada UEFA.

Sementara itu, Aurélien Tchouaméni, mengungkap bahwa Prestianni membela diri dengan mengklaim tidak mengucapkan kata rasis, melainkan kata bernada homofobik.

Namun pernyataan tersebut dibantah oleh agen sang pemain, Gastón Fernández, yang menyebut laporan media tidak benar.

UEFA belum mengonfirmasi detail isi penyelidikan. Yang jelas, penggunaan ujaran diskriminatif dalam bentuk apa pun tetap berpotensi berujung hukuman tegas.

Kontributor: M.Faqih

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #uefa #jatuhi #sanksi #gianluca #prestianni #usai #dugaan #rasis #vinicius #benfica #ajukan #banding

KOMENTAR