Head to Head Malut United vs Persija Jakarta di BRI Super League 24 Februari 2026
Persija Jakarta (IG Persija Jakarta)
10:48
24 Februari 2026

Head to Head Malut United vs Persija Jakarta di BRI Super League 24 Februari 2026

Baca 10 detik
  • Persija Jakarta menghadapi Malut United dalam laga pekan ke-23 di Stadion Gelora Kie Raha.

  • Malut United mengalami krisis bek tengah akibat absennya Gustavo Franca, Nilson, dan Safrudin.

  • Persija Jakarta diuntungkan secara statistik untuk meraih poin penuh guna menjaga posisi klasemen.

Stadion Gelora Kie Raha di Ternate akan menjadi saksi bisu persaingan panas antara Malut United dan Persija Jakarta.

Pertandingan pekan ke-23 Super League ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.

Persija Jakarta datang dengan ambisi besar untuk terus menempel ketat posisi puncak klasemen sementara musim ini.

Tuan rumah Malut United saat ini masih tertahan di peringkat keempat dengan koleksi total 41 poin.

Sementara itu, tim tamu berjuluk Macan Kemayoran berada di posisi kedua dengan perolehan sebanyak 47 poin.

Melihat rekam jejak pertemuan kedua tim, Persija Jakarta memiliki catatan yang cukup impresif saat bermain di Ternate.

Pada musim lalu, tim asuhan Carlos Pena ini berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Laskar Kie Raha.

Kemenangan tersebut diraih lewat aksi cemerlang gelandang asal Polandia, Maciej Gajos, melalui skema tendangan sudut.

Secara teknis, Persija memiliki modal kepercayaan diri tinggi untuk mengulang kesuksesan yang sama di hadapan pendukung lawan.

Sejarah mencatat bahwa Malut United belum pernah meraih kemenangan penuh dalam tiga pertemuan terakhir melawan Persija.

Kondisi tuan rumah menjelang laga ini tergolong sangat mengkhawatirkan karena kehilangan sejumlah pemain kunci di barisan belakang.

Laskar Kie Raha dipastikan tampil tanpa kekuatan penuh akibat akumulasi kartu dan masalah administrasi pemain asing mereka.

Gustavo Franca yang merupakan pilar utama di jantung pertahanan hingga saat ini masih berada di negara asalnya, Brasil.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan pemain bertahan tersebut akan kembali bergabung ke skuat.

Masalah Malut United semakin bertambah menyusul absennya dua bek sentral lainnya, yakni Nilson Junior dan Safrudin Tahar.

Keduanya harus menepi akibat sanksi disiplin yang didapat saat melakoni laga sengit melawan Semen Padang sebelumnya.

Nilson Junior terpaksa absen karena telah mengantongi dua kartu kuning secara beruntun dalam dua pertandingan terakhir.

Sementara itu, Safrudin Tahar mendapatkan hukuman kartu merah tidak langsung yang membuatnya dilarang tampil dalam satu pertandingan.

Kondisi ini praktis membuat pelatih Malut United harus memutar otak guna menambal lubang besar di sektor pertahanan mereka.

Persija Jakarta sendiri dalam kondisi on-fire setelah meraih kemenangan penting 2-1 atas PSM Makassar pada laga terakhir.

Rizky Ridho dan kolega nampak sangat siap memanfaatkan keroposnya tembok pertahanan yang dimiliki oleh tim tuan rumah.

Meski demikian, Persija tetap harus waspada terhadap potensi kejutan yang bisa diberikan oleh barisan penyerang Laskar Kie Raha.

Pada pertemuan pertama musim ini di Jakarta International Stadium, kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor imbang 1-1.

Saat itu, Yance Sayuri sempat mengejutkan publik Jakarta lewat gol jarak jauhnya sebelum akhirnya disamakan oleh Maxwell Souza.

Kekuatan lini tengah Persija yang dihuni pemain-pemain kreatif diprediksi akan mendominasi jalannya aliran bola sepanjang pertandingan nanti.

Ketajaman lini depan Macan Kemayoran akan diuji oleh barisan pemain pelapis Malut United yang kemungkinan besar dipasang mendadak.

Pertandingan ini akan menjadi ujian mental bagi para pemain muda Malut United yang diberikan tanggung jawab menjaga lini belakang.

Jika mampu menang, Persija akan semakin memperlebar jarak poin dan mengamankan posisi mereka di jalur juara Super League.

Sebaliknya, jika Malut United mampu bertahan dari gempuran, mereka akan membuktikan kedalaman skuat yang mereka miliki saat ini.

Jika meninjau performa lima laga terakhir, Persija Jakarta menunjukkan tren yang jauh lebih stabil dibandingkan dengan tuan rumah.

Persija berhasil mengamankan empat kemenangan dari lima laga terakhir, dengan hanya menelan satu kekalahan saat menjamu Arema FC.

Di sisi lain, Malut United mengalami performa yang naik turun dengan catatan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.

Hasil imbang 2-2 melawan Semen Padang menunjukkan bahwa lini pertahanan mereka memang sedang dalam kondisi yang cukup rentan.

Kini, fokus para pecinta sepak bola nasional tertuju pada apakah krisis pemain bertahan ini akan menjadi titik lemah Malut United.

Duel taktik antara kedua pelatih akan sangat menentukan arah pertandingan sejak menit pertama peluit dibunyikan oleh wasit.

Persija kemungkinan akan menerapkan permainan menekan sejak dini guna mencuri gol cepat dan meruntuhkan mental lawan di Ternate.

Laskar Kie Raha diprediksi akan bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik cepat melalui kecepatan pemain sayap mereka.

Absennya bek-bek utama tentu akan merubah pola koordinasi saat menghadapi situasi bola mati yang menjadi kekuatan utama Persija.

Dukungan penuh dari ribuan suporter di Stadion Gelora Kie Raha diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Malut.

Pertemuan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian konsistensi bagi kedua tim di papan atas klasemen liga.

Persija Jakarta memiliki keunggulan teknis dan situasi skuat, namun semangat pantang menyerah Malut United tidak bisa dipandang sebelah mata.

Segala kemungkinan masih bisa terjadi di lapangan hijau, terutama saat tensi pertandingan mulai meningkat di menit-menit krusial.

Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam drama di tanah Ternate pada Selasa malam nanti dalam lanjutan liga?

Mari kita nantikan aksi para bintang Super League ini dalam menyajikan tontonan sepak bola berkualitas tinggi bagi masyarakat Indonesia.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Tag:  #head #head #malut #united #persija #jakarta #super #league #februari #2026

KOMENTAR