TNI AL Sikat Sindikat BBM Ilegal di Makassar, 2 Kapal Tanker dan 7 Mobil Tangki Diamankan
Tim gabungan Sintel dan Denintel Kodaeral VI Makassar bersama Tim Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) KAL Suluh Pari II.6-60 berhasil menggulung sindikat dugaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ilegal pada Minggu, (22/02/2026) dini hari. (DOK. Dispen Koarmada RI )
12:30
24 Februari 2026

TNI AL Sikat Sindikat BBM Ilegal di Makassar, 2 Kapal Tanker dan 7 Mobil Tangki Diamankan

- Aparat gabungan berhasil menggulung sindikat dugaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ilegal pada Minggu, (22/02/2026) dini hari.

Aparat yang terjun dalam operasi itu yakni Staf Intelijen (Sintel) dan Detasemen Intelijen (Denintel) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar bersama Tim Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) KAL Suluh Pari II.6-60

Melalui siaran pers yang diterima Kompas.com pada Selasa (24/2/2026), operasi tersebut menyasar dua lokasi sekaligus, yakni perairan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan kawasan pergudangan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam penindakan di laut, petugas menghentikan aktivitas pengisian BBM ilegal dari mobil tangki ke kapal muatan minyak jenis Self Propelled Oil Barge (SPOB).

Baca juga: TNI AL Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Dari hasil operasi, aparat mengamankan dua kapal tanker, yakni SPOB Sukses Rahayu 999 dan SPOB Sania, serta tujuh unit mobil tangki dengan kapasitas mulai dari 5 kiloliter (KL) hingga 24 KL.

Total muatan yang terdeteksi mencapai sekitar 90 KL solar di SPOB Sania dan 16 KL solar di SPOB Sukses Rahayu 999, yang tidak dilengkapi dokumen resmi.

Kini, seluruh tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Markas Komando Daerah Militer (Koderal) VI Makassar untuk pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut.

Panglima Komando Armada (Koarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menegaskan bahwa TNI AL tidak akan memberi ruang bagi praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

Baca juga: TNI AL Gelar Pasukan untuk Misi Kemanusiaan

“Setiap bentuk penyelundupan dan distribusi BBM ilegal adalah ancaman terhadap kedaulatan ekonomi bangsa. Kami akan bertindak tegas dan terukur demi menjaga stabilitas serta melindungi kepentingan rakyat,” tegas dia.

Menurut Denih, keberhasilan operasi ini merupakan komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan perairan dan menegakkan hukum tanpa kompromi.

Dia pun mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik ilegal serta berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga kepentingan bersama dan keutuhan negara.

Tag:  #sikat #sindikat #ilegal #makassar #kapal #tanker #mobil #tangki #diamankan

KOMENTAR