WNI Diimbau Tak Pergi ke Meksiko, Masih Rusuh Imbas Gembong Narkoba Paling Diburu Tewas
- Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk tidak pergi ke Meksiko terlebih dahulu.
Vahd meminta perjalanan ke Meksiko ditunda sampai situasi di sana kondusif.
Adapun Meksiko sedang rusuh imbas gembong narkoba yang paling dicari, El Mencho tewas ditembak aparat.
"Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Meksiko dalam waktu dekat, diimbau agar menunda perjalanan hingga situasi keamanan dinyatakan kondusif," ujar Vahd kepada Kompas.com, Selasa (24/2/2026).
Baca juga: Imbas Kerusuhan di Meksiko, Turis Terjebak Tak Bisa Pulang
Lalu, untuk 45 WNI yang ada di Jalisco, Meksiko, Vahd meminta mereka tidak keluar dari rumah dulu. Dia turut meminta mereka semua untuk meningkatkan kewaspadaan.
"KBRI Mexico City mengimbau kepada seluruh WNI di wilayah terdampak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah hingga situasi kondusif, mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Mexico City," tuturnya.
Sebelumnya, pemerintah Meksiko mengerahkan ribuan tentara tambahan setelah gelombang kekerasan meluas menyusul tewasnya gembong narkoba paling diburu di negara itu.
Operasi penangkapan terhadap Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho berujung baku tembak sengit di negara bagian Jalisco.
Sedikitnya 73 orang dilaporkan tewas, termasuk aparat keamanan dan anggota kartel.
Situasi mencekam sempat melumpuhkan aktivitas di lebih dari 20 negara bagian.
Nemesio Oseguera Cervantes, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), tewas setelah baku tembak dengan militer Meksiko pada Minggu (22/2/2026) waktu setempat.
Ia dikenal sebagai salah satu bos kartel paling kuat dan paling dicari, dengan jaringan penyelundupan fentanil, metamfetamin, dan kokain ke Amerika Serikat.
Baca juga: Daftar Bos Kartel Meksiko yang Terbunuh dan Ditangkap sejak 2009, Terbaru El Mencho
Menteri Pertahanan Meksiko, Ricardo Trevilla, mengatakan, pihak berwenang melacak kekasih Cervantes hingga ke tempat persembunyiannya di Tapalpa, Jalisco.
El Mencho dan dua pengawalnya melarikan diri ke area hutan sebelum akhirnya terluka parah dalam baku tembak.
Mereka ditangkap dalam kondisi kritis dan meninggal dunia saat dibawa menuju Mexico City.
Tag: #diimbau #pergi #meksiko #masih #rusuh #imbas #gembong #narkoba #paling #diburu #tewas