Arsenal Jaga Peluang ''Quadruple'', Mikel Arteta Cemas Badai Cedera Pemain Kunci
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tengah berada dalam situasi dilematis menjelang fase krusial musim 2025-2026.
Di satu sisi, The Gunners memiliki peluang emas untuk mencetak sejarah dengan menyapu bersih empat gelar sekaligus alias quadruple.
Namun, di sisi lain, Mikel Arteta harus memutar otak lebih keras lantaran badai cedera mulai menghantam pilar-pilar utamanya.
Dominasi Meriam London musim ini memang tak terbantahkan.
Di kancah Liga Inggris, pasukan Mikel Arteta masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 57 poin dari 26 laga, unggul empat angka dari pesaing terdekatnya, Manchester City.
Baca juga: Mikel Arteta Ragu Arsenal Dapat 4 Gelar Musim Ini, Kenapa?
Performa impresif juga ditunjukkan di Eropa, di mana ketajaman Viktor Gyokeres dan kolega sukses menyapu bersih delapan laga fase liga dengan kemenangan, memastikan tiket lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions.
Peluang menambah trofi juga terbuka lebar di kompetisi piala domestik. Arsenal telah memastikan diri melaju ke final Piala Liga Inggris dan akan menantang Manchester City pada 22 Maret mendatang.
Sementara di Piala FA, mereka baru saja melenggang ke babak kelima usai melibas Wigan Athletic dengan skor telak 4-0.
Kendati demikian, ambisi besar tersebut terancam oleh faktor internal. Padatnya jadwal pertandingan mulai memakan korban.
Sejumlah pemain kunci harus menepi ke ruang perawatan, membuat kedalaman skuad tim asal London Utara itu tergerus.
Badai Cedera Hantam Lini Tengah
Kabar buruk datang dari kapten tim, Martin Odegaard, yang kembali bermasalah dengan lututnya hingga harus absen saat melawan Wigan.
Baca juga: Sinyal Perubahan di Arsenal, Saka Bisa Tinggalkan Posisi Andalan
Situasi lebih pelik dialami oleh Mikel Merino. Gelandang tersebut diprediksi absen hingga akhir Mei karena harus menjalani operasi akibat cedera serius pada kaki kanannya.
Gabriel Jesus (kiri) merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan sepak bola putaran keempat Piala FA antara Arsenal vs Wigan Athletic di Stadion Emirates di London pada 15 Februari 2026. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)
Daftar pasien bertambah panjang dengan masuknya nama Kai Havertz yang mengalami masalah otot tak lama setelah pulih dari cedera lutut.
Mengutip Daily Mail, Arteta mengakui bahwa silih bergantinya pemain yang masuk ruang perawatan menjadi ujian berat bagi konsistensi timnya.
"Ya, dan terutama karena kami sedang berjuang... sebelumnya para striker, kemudian para bek, sekarang para gelandang," ungkap pelatih asal Spanyol tersebut.
"Kami masih berusaha mengatasi hal itu, tetapi kami membutuhkan beberapa pemain yang kembali bugar."
Arteta menekankan pentingnya ketersediaan pemain untuk memberikan variasi taktik di lapangan.
"Dan memberikan kami bukan hanya jumlah pemain tetapi juga pilihan berbeda dalam menghadapi lawan yang kami hadapi, jadi semakin cepat semakin baik."
Rotasi Pemain dan Harapan Arteta
Terkait kondisi spesifik sang kapten, Arteta memberikan penjelasan mengenai penyebab cedera yang dialami playmaker andalannya tersebut.
Baca juga: Hasil Lengkap Piala FA: Arsenal Jaga Dominasi, Klub Ole Romeny Tersingkir
"Martin (Odegaard), kita harus menunggu dan melihat. Dia mengalami cedera saat kami kebobolan melawan Brentford," jelas mantan tangan kanan Pep Guardiola di Manchester City itu.
Untuk menyiasati krisis ini, Arteta mulai melakukan eksperimen taktik, termasuk memainkan Bukayo Saka sebagai gelandang serang saat melawan Wigan.
Keberadaan pemain berkualitas lain seperti Declan Rice, Martin Zubimendi, dan Eberechi Eze diharapkan mampu menjaga stabilitas lini tengah.
Tag: #arsenal #jaga #peluang #quadruple #mikel #arteta #cemas #badai #cedera #pemain #kunci