Arema FC Kalahkan Semen Padang, Taktik Singo Edan Berjalan
Pemain asing Arema FC Joel Vinicius dan Gustavo Franca selebrasi usai menjebol gawang Semen Padang pada pekan ke-21 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (15/2/2026) sore.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
22:49
15 Februari 2026

Arema FC Kalahkan Semen Padang, Taktik Singo Edan Berjalan

- Arema FC kembali menunjukkan grafik menanjak setelah meraih kemenangan atas Semen Padang dengan skor telak 3-0 pada laga pekan ke-21 Super League 2025–2026.

Duel Arema FC vs Semen Padang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/2/2026) sore.

Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun diraih oleh Arema FC di putaran kedua Super League musim ini.

Tambahan tiga poin menempatkan Arema FC ke posisi ke-8 klasemen Super League dengan perolehan 30 poin.

Sebuah capaian yang mempertegas konsistensi tim setelah sempat terseok-seok di putaran pertama lalu.

Baca juga: Hasil Arema FC Vs Semen Padang 3-0: Joel Vinicius Dwigol, Singo Edan Belum Terbendung

Meski pun skor akhir tampak meyakinkan bagi Arema FC, laga sejatinya tidak dilalui tuan rumah dengan mudah.

Semen Padang yang bermain percaya diri bahkan unggul dalam aspek penguasaan bola 53 % berbanding 47 % milik Arema FC.

“Putaran kedua skuad Semen Padang juga lebih kuat. Namun, tim kami bermain kompak. Pemain baru juga mulai mengerti apa yang harus dilakukan di lapangan,” ujar pelatih Arema FC, Marcos Santos.

Menurutnya kedisiplin Gabriel Silva dkk dalam menjalankan instruksi menjadi pembeda, sehingga tim mampu bermain jauh lebih efektif dan terorganisasi.

Baca juga: Pemain Baru Arema FC Gemilang, Pelatih: Singo Edan Mulai Terbentuk

Joel Vinicius Bersinar

Momentum Arema FC lahir setelah gol pertama tercipta. Setelah itu, permainan Arema FC semakin percaya diri dan terkontrol.

Joel Vinicius (29, 58') mampu mencetak dua gol yang kemudian disempurnakan oleh torehan Gustavo Franca (52').

Tidak hanya lini depan yang tajam, lini belakang tim beralias Singo Edan juga mampu bermain solid.

Matheus Blade mencatat dua intersep krusial yang menjaga stabilitas pertahanan tim, sekaligus memastikan gawang yang dikawal Adi Satryo tetap bersih dari gol lawan.

“Semua strategi yang disiapkan dalam latihan bisa dikeluarkan semua. Dengan kata lain semua taktik berjalan,” kata Marcos Santos, pelatih asal Brasil tersebut.

Pemain asing Arema FC Gabriel Silva menempel ketat pemain Semen Padang pada pekan ke-21 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (15/2/2026) sore.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain asing Arema FC Gabriel Silva menempel ketat pemain Semen Padang pada pekan ke-21 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (15/2/2026) sore.

Selain itu, satu momen penting terjadi saat Valdeci masuk menggantikan Betinho yang mengalami cedera di pertengahan babak pertama.

Marcos Santos mengakui pergantian pemain tersebut terbukti menjadi titik balik permainan Singo Edan.  

“Pemain baru sudah tahu apa yang saya minta dan mereka melakukannya dengan baik. Valdeci masuk lebih membangun tim dan kami dapat gol, di situ juga ada Franca. Kami lebih kompak,” imbuhnya.

Dejan Antonic Akui Keunggulan Arema

Sementara itu, pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, mengakui agresivitas lini belakang Arema FC yang menjadi faktor utama kekalahan timnya.

Baca juga: Marcos Santos dan Proyek Arema FC Maksimalkan Pemain Muda

Ia juga mengungkapkan selama laga berlangsung dirinya sempat mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2.

Hal itu dilakukan guna meningkatkan ketajaman tim melalui dua penyerang tengah. Namun, perubahan strategi tidak berjalan efektif karena pertahanan tuan rumah tampil lebih rapat.

Berdasarkan statistik, Semen Padang kehilangan bola hingga delapan kali di area 20 meter dekat pertahanan sendiri.

Situasi itu membuat lini belakang mereka mudah dieksploitasi oleh pemain Arema.

“Arema jauh lebih agresif di belakang. Semua melakukan kontak, jatuh, membuang bola, dan kami kehilangan bola,” pungkasnya.

Tag:  #arema #kalahkan #semen #padang #taktik #singo #edan #berjalan

KOMENTAR