Skor Man City Vs Wolves 2-0, Kepemimpinan Wasit Buat Guardiola Naik Darah
Hasil pertandingan Manchester City vs Wolverhampton berakhir dengan skor 2-0 pada lanjutan pekan ke-23 Liga Inggris 2025-2026.
Laga Manchester City vs Wolverhampton berlangsung di Stadion Etihad, Manchester, pada Sabtu (24/1/2026) malam WIB.
Kemenangan Manchester City ditentukan oleh gol yang dicetak oleh Omar Marmoush (6') dan Antoine Semenyo (45+2').
Manchester City berhasil meraih kemenangan perdananya di putaran kedua Premier League setelah pada pekan lalu kalah 0-2 dari Manchester United.
Dengan hasil ini, Manchester City meraih 46 poin sekaligus berhasil memangkas jarak dengan Arsenal menjadi empat poin saja.
Sementara bagi Wolverhampton, kekalahan ini mengakhiri rekor lima laga tak terkalahkan mereka setelah sebelumnya meraih tiga hasil imbang dan dua kali menang.
Setelah laga, Pep Guardiola melancarkan protes keras atas kepemimpinan wasit Farai Hallam usai tak memberikan penalti dan menolak meninjau VAR.
Guardiola merasa The Citizens kembali dirugikan untuk kesekian kalinya atas kepemimpinan wasit.
Penyerang Manchester City, Omar Marmoush, merayakan gol ke gawang Wolverhampton bersama rekan-rekannya. Partai pekan ke-23 Premier League 2025-2026 Manchester City vs Wolverhampton Wanderers bergulir di Etihad Stadium, Sabtu (24/1/2026).
Wasit Tolak Tinjau VAR
Pep Guardiola tak kuasa menutup rasa kekecewaanya atas kepemimpinan Farai Hallam pada debutnya di Premier League.
Momen itu terjadi pada babak pertama saat salah seorang pemain Wolves diketahui menyentuh bola di kotak penalti.
Meski wasit VAR Darren England memintanya untuk melakukan tinjauan, Hallam memilih untuk tak mengambilnya dan tetap pada keputusannya di lapangan.
Dia mengumumkan kepada stadion bahwa "setelah ditinjau, bola mengenai lengan pemain Wolves, yang berada dalam posisi alami, sehingga keputusan di lapangan akan tetap berlaku."
"Saya ingin sekali para pemain berani melawan [keputusan wasit]. Kami menang meskipun ada keputusan-keputusan tersebut," ujarnya dikutip dari ESPN.
"Wasit itu melakukan debut yang luar biasa, sekarang semua orang akan mengenalnya."
"Saya rasa ini pertama kalinya mereka pergi ke TV dan melarang posisi lengan yang 'normal'," sambungnya.
Kesekian Kalinya Dirugikan Wasit
Kemenangan atas Wolves harus dirusak oleh kepemimpinan wasit yang dirasa merugikan Manchester City.
Bukan kali pertama, Erling Haaland dkk juga beberapa kali merasakan hal serupa dalam laga terakhir.
Pada pekan sebelumnya, Guardiola merasa frustrasi dengan keputusan Anthony Taylor yang mengacuhkan pelanggaran keras Diogo Dalot kepada Jeremy Doku yang dianggap layak untuk diganjar kartu merah.
Pada saat itu, Manchester City tak berdaya atas rival sekota mereka, Manchester United di Stadion Old Trafford.
Tiga hari berselang, wasit legendaris Howard Webb muncul di acara Match Officials Mic'd Up Liga Premier dan mendukung keputusan Taylor dan VAR Craig Pawson.
"Saya cukup yakin Howard Webb besok akan muncul di media untuk menjelaskan mengapa itu bukan penalti dan apa yang dia lakukan melawan United, seolah-olah itu adalah pertama kalinya dia melakukannya karena ada sedikit keraguan," kata Guardiola.
"Itulah mengapa Jeremy tidak bisa bermain di Norwegia (melawan Bodo/Glimt) karena aksi dari Dalot."
"Tapi tidak apa-apa. Saya menunggu besok. Jangan menunggu sampai Rabu kita punya Liga Champions, kita sibuk. Howard Webb, datanglah besok dan jelaskan mengapa itu bukan penalti. Karena itulah, kembalikan para pemain untuk memperjuangkan apa yang telah kita lakukan sejak hari pertama. Ini sudah terlalu berlebihan," jelasnya.
Tag: #skor #city #wolves #kepemimpinan #wasit #buat #guardiola #naik #darah