Indonesia Lepas Status Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo, menutup perjalanan di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2025 dengan medali perunggu setelah terhenti di babak semifinal melawan Liu Yang Ming Yu asal China.(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/tom)
19:07
24 Januari 2026

Indonesia Lepas Status Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026

- Indonesia resmi batal menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026.

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PBSI memutuskan mengembalikan hak penyelenggaraan turnamen tersebut kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF.

Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada 12-18 Oktober 2026.

Namun, setelah pembahasan mendalam, PBSI menyatakan belum dapat meneruskan persiapan penyelenggaraan dalam situasi saat ini.

Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, menyebut keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan matang dan diskusi menyeluruh.

“Pengembalian hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 merupakan keputusan yang sulit."

"Namun langkah ini diambil setelah pertimbangan yang sangat matang dan diskusi internal yang komprehensif, dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi seluruh pihak serta keberlangsungan penyelenggaraan kejuaraan secara optimal,” ujar Bambang, dilansir dari ANTARA.

Pentingnya Kejuaraan Dunia Junior BWF

PBSI memahami bahwa Kejuaraan Dunia Junior BWF memiliki peran penting dalam sistem pembinaan atlet muda dari berbagai negara. 

Turnamen bulu tangkis tersebut selama ini menjadi salah satu barometer perkembangan prestasi bulu tangkis usia junior di tingkat internasional.

Bendera dan logo PBSI.KOMPAS.com/Farahdilla Puspa Bendera dan logo PBSI.

Kendati Indonesia batal menjadi tuan rumah, PBSI menegaskan dukungan terhadap program dan agenda BWF tetap berjalan.

Hubungan kerja sama antara Indonesia dan BWF juga disebut tetap terjaga dengan baik.

“PBSI tetap berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh program dan kejuaraan internasional yang diselenggarakan BWF. Hubungan dan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini akan terus kami jaga sebagai fondasi kontribusi Indonesia dalam pengembangan bulutangkis dunia,” kata Bambang.

Komitmen Indonesia dan Hubungan dengan BWF

PBSI turut menyampaikan permohonan maaf kepada BWF serta seluruh pihak terkait atas ketidaknyamanan akibat keputusan tersebut. 

Langkah ini diharapkan tidak mengganggu hubungan jangka panjang antara kedua organisasi.

PBSI berharap kerja sama dengan BWF tetap berlanjut dan diperkuat pada penyelenggaraan kejuaraan internasional selanjutnya.

Tag:  #indonesia #lepas #status #tuan #rumah #kejuaraan #dunia #junior #2026

KOMENTAR