John Herdman Ungkap Filosofinya untuk Timnas Indonesia
John Herdman secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (13/1/2026) di Hotel Mulia, Jakarta.(KOMPAS.com/Firzie A. Idris)
21:14
19 Januari 2026

John Herdman Ungkap Filosofinya untuk Timnas Indonesia

- John Herdman menilai sistem akar rumput memegang peran penting dalam membangun Timnas Indonesia.

John Herdman datang dengan pendekatan berfokus pada pembentukan fondasi sejak level awal.

Filosofi tersebut terbentuk dari perjalanan panjangnya di dunia kepelatihan, dimulai dari kelompok usia muda hingga level senior.

Karier kepelatihan Herdman berawal dari tim junior Selandia Baru. Dari sana, namanya mulai dikenal luas setelah menangani timnas wanita Kanada dan mencatat hasil konsisten.

Karier John Herdman

Perjalanan tersebut berlanjut saat pelatih asal Inggris itu dipercaya melatih timnas U23 Kanada sebelum akhirnya menukangi timnas senior.

Puncak pencapaian Herdman terjadi saat membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Capaian itu lahir dari proses panjang, bukan hasil instan.

Herdman sendiri menyadari latar belakangnya berbeda dari banyak pelatih lain karena tidak pernah berkarier sebagai pemain profesional.

“Lihat, saya pikir seperti kebanyakan pelatih yang tidak pernah bermain di level tertinggi, mereka akhirnya menjadi pelatih,” kata John Herdman, dilansir dari BolaSport.

“Kamu tahu, sebagai pemain sepak bola, itu adalah impian,” imbuh pelatih Timnas Indonesia itu.

John Herdman Memulai dari Akar Rumput

John Herdman secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (13/1/2026) di Hotel Mulia, Jakarta.KOMPAS.com/Firzie A. Idris John Herdman secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (13/1/2026) di Hotel Mulia, Jakarta.

John Herdman mengantongi lisensi kepelatihan pada usia 20 tahun dan menganggap proses tersebut sebagai bagian dari mimpi hidupnya.

Menurut Herdman, bekerja dari level bawah membantunya memahami pemain secara menyeluruh.

“Jadi, saya bisa secara alami beralih ke kepelatihan sepak bola,” ujarnya.

“Bekerja di level akar rumput, di akademi profesional, dan kemudian berkembang ke sepak bola wanita, sepak bola Olimpiade, Piala Dunia, dan sepak bola klub.”

Pendekatan itu ia bawa saat menangani Timnas Indonesia. Herdman memposisikan diri sebagai guru agar pemain merasa nyaman mengembangkan kemampuan.

“Sekarang di Indonesia. Jadi, pada dasarnya, saya pikir kebanyakan pelatih adalah guru. Mereka ingin mengajar dan membantu orang menjadi lebih baik, berkembang.”

“Jadi, Anda tahu, itu inti dari filosofi saya sebagai pelatih,” lanjutnya.

Mirip Shin Tae-yong

Pendekatan berbasis fondasi juga pernah diterapkan Shin Tae-yong selama menangani Timnas Indonesia.

Ia terlibat langsung dalam pembinaan pemain muda, termasuk memimpin Timnas U20 Indonesia sebagai bagian dari persiapan jangka panjang.

Shin kerap memberikan perhatian pada teknik dasar dan membuka ruang luas bagi pemain muda untuk masuk tim utama.

Langkah tersebut mempercepat regenerasi skuad Garuda dan membawa perubahan komposisi pemain dalam beberapa tahun terakhir.

Tag:  #john #herdman #ungkap #filosofinya #untuk #timnas #indonesia

KOMENTAR