Performa Jay Idzes Pantik Kekaguman Legenda Sassuolo
Bek Timnas Indonesia Jay Idzes (kiri) membayangi Fabio Miretti dalam laga Liga Italia 2025-2026 Sassuolo vs Juventus di Stadion Mapei, 6 Januari 2026.(AFP/MARCO BERTORELLO)
12:58
16 Januari 2026

Performa Jay Idzes Pantik Kekaguman Legenda Sassuolo

- Jay Idzes mendapat sorotan positif sejak bergabung dengan Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025. Bek kelahiran Mierlo itu langsung mendapat kepercayaan tampil reguler di Liga Italia.

Dari 18 pertandingan Serie A, Jay Idzes selalu turun sejak menit awal di Sassuolo. Peran tersebut menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain Timnas Indonesia yang mendapat tempat penting di klub Eropa.

Kepercayaan pelatih Sassuolo terlihat dari menit bermain Jay Idzes. Ia menjadi pilihan utama di jantung pertahanan dan jarang tergantikan.

Kehadirannya membantu Sassuolo menjaga keseimbangan lini belakang sepanjang musim berjalan. Catatan ini membuat kontribusi Idzes kerap mendapat perhatian dari pengamat sepak bola Italia.

Salah satu pujian datang dari Marco Piccioni, mantan pemain Sassuolo era 2004–2012.

Piccioni mengaku sudah mengenal Idzes sejak musim lalu saat masih membela Venezia. Pengalaman tersebut membuatnya tidak ragu menilai kualitas sang bek.

“Saya harus mengatakan sejujurnya, saya sudah mengetahui Idzes karena kami bertemu tahun lalu bersama Venezia,” kata Piccioni.

“Dia membuat kesan sangat baik pada saya.”

“Saya tahu dia pemain yang sangat kuat,” ucap Piccioni.

Pujian untuk Duet Idzes dan Muharemovic

Piccioni juga menyoroti duet Jay Idzes bersama Tarik Muharemovic di lini belakang Sassuolo.

Menurutnya, kolaborasi kedua bek tengah itu memberi stabilitas penting bagi permainan tim. Ia menilai kombinasi tersebut jarang ditemui di Serie A.

“Saya tidak mengenal Muharemovic, dan dia benar-benar mengejutkan saya,” tutur Piccioni.

Christopher Nkunku (kanan) diadang oleh Jay Idzes dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AC Milan vs Sassuolo di Stadion San Siro di Milan, Italia pada 14 Desember 2025. (Photo by Piero CRUCIATTI / AFP)AFP/PIERO CRUCIATTI Christopher Nkunku (kanan) diadang oleh Jay Idzes dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AC Milan vs Sassuolo di Stadion San Siro di Milan, Italia pada 14 Desember 2025. (Photo by Piero CRUCIATTI / AFP)

“Bagi saya, mereka berdua, dua bek tengah seperti itu, sangat jarang di Serie A.”

“Mereka memiliki semua kualitas yang dibutuhkan yakni bisa bermain bertahan, kuat secara fisik, dapat bermain bersama pemain lain, dan juga punya kecepatan.”

“Yang terpenting, Muharemovic tahu apa yang harus dilakukan dengan bola di kakinya,” pungkas Piccioni.

Kerja Sama di Lini Belakang Sassuolo

Tarik Muharemovic pun menyampaikan pandangannya soal kerja sama dengan Jay Idzes. Ia mengaku nyaman bermain bersama bek pemain Timnas Indonesia tersebut dan ingin menjaga konsistensi tim.

“Saya Bahagia untuk rekan saya, Idzes,” kata dia.

“Kami tampil baik, termasuk dalam pertahanan, dan kami ahrus mempertahankannya.”

“Kami melakukan pekerjaan kami, kami tahu caranya.”

“Saya tahu bahwa kami kuat dan ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa kami kuat, karena mungkin beberapa orang tidak percaya.”

“Akan tetapi, liga masih panjang dan saya berharap dapat menunjukkan lebih banyak lagi,” tutup Muharemovic.

Idzes dan Muharemovic tercatat 16 kali bermain bersama. Dari periode itu, Sassuolo mencatat tiga laga tanpa kebobolan, sementara total kemasukan mencapai 23 gol.

Tag:  #performa #idzes #pantik #kekaguman #legenda #sassuolo

KOMENTAR