Samuel Eto'o Berulah, CAF Jatuhi Hukuman Skorsing dan Denda
- Legenda sepak bola Kamerun, Samuel Eto'o, dijatuhi sanksi oleh Federasi Sepak Bola Afrika atau CAF.
Hukuman tersebut berupa skorsing empat pertandingan dan denda sebesar 20 ribu dolar AS. Eto'o saat ini menjabat Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun atau FECAFOOT.
Keputusan itu diambil Komite Disiplin CAF setelah melakukan penyelidikan atas insiden di Piala Afrika 2025.
Peristiwa terjadi saat Kamerun menghadapi Maroko pada babak perempat final. Dalam laga tersebut, Kamerun kalah 0-2 dari tuan rumah.
Eto'o tertangkap kamera meluapkan emosi di tribun VIP karena menilai ada keputusan wasit yang merugikan timnya.
Saat kejadian, ia duduk bersama Presiden Federasi Sepak Bola Maroko Fouzi Lekjaa dan Presiden CAF Patrice Motsepe.
Eto'o bahkan tampak menunjukkan gestur marah ke arah Fouzi Lekjaa dan delegasi Maroko.
CAF menilai tindakan tersebut melanggar kode disiplin. Akibatnya, Eto'o dilarang hadir dalam empat pertandingan resmi Kamerun berikutnya.
Selain skorsing, ia juga diwajibkan membayar denda sekitar Rp 34 miliar.
Respons FECAFOOT atas Hukuman Eto'o
Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun (Fecafoot), Samuel Eto'o, tampil di televisi untuk memberikan penjelasan mengenai tudingan miring yang diarahkan kepada negaranya di Piala Afrika 2021.
FECAFOOT menyatakan keberatan atas keputusan CAF. Federasi menilai sanksi terhadap Samuel Eto'o tidak mencerminkan prosedur yang adil. Pernyataan resmi pun dirilis sebagai bentuk sikap organisasi.
"FECAFOOT selanjutnya mencatat bahwa prosedur yang dipercepat yang mengarah pada keputusan ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai persyaratan mendasar dari pengadilan yang adil," kata federasi tersebut, dilansir dari laporan ESPN, Rabu (14/1/2026).
Federasi juga menyampaikan dukungan terhadap Eto'o sebagai pimpinan.
"FECAFOOT menegaskan kembali dukungan teguhnya kepada presidennya dan komitmennya untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip yang mengatur keadilan disiplin yang kredibel," lanjut federasi tersebut.
Rekam Jejak Kontroversi Eto'o
Kasus di Piala Afrika bukan kali pertama Eto'o menjadi sorotan sejak menjabat Presiden FECAFOOT.
Eks pemain Barcelona dan Inter Milan itu sempat terlibat konflik dengan pelatih Kamerun Marc Brys sebelum turnamen dimulai.
Eto'o kemudian memutuskan memberhentikan Brys dan menunjuk David Pagou sebagai pelatih baru. Keputusan tersebut mendapat penolakan dari Brys, yang mengajukan keberatan atas pemecatan sepihak itu.
Serangkaian dinamika tersebut membuat kepemimpinan Eto'o di sepak bola Kamerun kerap menjadi perhatian, baik di tingkat nasional maupun Afrika.
Tag: #samuel #etoo #berulah #jatuhi #hukuman #skorsing #denda