Real Madrid Wajib Bayar Rp 177 Miliar Usai Pecat Xabi Alonso
Xabi Alonso, Pelatih Kepala Real Madrid C.F, berbicara kepada media dalam konferensi pers pasca pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 antara Paris Saint-Germain dan Real Madrid CF di Stadion MetLife pada 9 Juli 2025 di East Rutherford, New Jersey.(FIFA via Getty Images/Hector Vivas)
20:28
13 Januari 2026

Real Madrid Wajib Bayar Rp 177 Miliar Usai Pecat Xabi Alonso

Real Madrid membuat keputusan tegas dengan memecat Xabi Alonso usai kalah 2-3 dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026.

Melalui laman resminya, Real Madrid mengakhiri kontrak Xabi Alonso lebih dulu pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.

Dalam pernyataan itu, Real Madrid menegaskan keputusan diambil lewat kesepakatan bersama, bukan pemecatan sepihak. 

"Real Madrid C. F. dengan ini mengumumkan bahwa, atas kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama," tulis Real Madrid dalam situs resminya.

Keputusan memecat Xabi Alonso tentu bukan tanpa risiko mengingat masa kerjanya di Bernabeu tergolong singkat.

Ternyata, ada klausul kontrak yang harus dipenuhi oleh Real Madrid sebagai konsekuensi dari pemutusan kontrak kepada Xabi Alonso.

Klausul tersebut diaktifkan karena Alonso dipecat kurang dari setahun masa kerjanya di Los Blancos.

Alonso bergabung dengan Real Madrid musim panas lalu setelah penampilan yang mengesankan di Bayer Leverkusen.

Mantan gelandang andalan Los Blancos itu menandatangani kontrak tiga tahun yang dimaksudkan untuk menandakan stabilitas dan kesinambungan. 

Menurut Kicker (h/t Mundo Deportivo ), Real Madrid harus membayar antara 12 juta euro (Rp 235 miliar) dan 15 juta euro (Rp 294 miliar) untuk mengamankan pembebasannya. 

Selain itu, gaji Alonso juga cukup signifikan, dengan penghasilan tahunannya dilaporkan berkisar antara 7 juta euro (Rp 137,5 miliar) hingga 9 juta euro (Rp 177 miliar).

Biaya yang Harus Dibayar Real Madrid

Pemutusan kontrak di tengah jalan sejatinya mengharuskan Real Madrid untuk membayar sisa tahun kontrak Alonso.

Namun, Xabi Alonso tidak akan menerima kompensasi tersebut bila merujuk pada klausul khusus.

Dalam laporan Madrid Universal, kontrak Alonso mencakup klausul khusus yang melindungi klub jika terjadi pemecatan lebih awal.

Klausul ini menyatakan bahwa jika Real Madrid memutuskan untuk berpisah dengan Alonso selama tahun pertama kontraknya, klub hanya diwajibkan untuk membayar gajinya untuk musim tersebut, bukan untuk tiga tahun penuh seperti yang awalnya disepakati. 

Jika syarat tersebut diaktifkan, kompensasi Alonso akan dibatasi hingga maksimal gaji satu tahun.

Saat ini, mantan gelandang Real Madrid itu diperkirakan akan menerima antara 7 juta euro (Rp 137,5 miliar) hingga 9 juta euro (Rp 177 miliar).

Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, bereaksi pada laga Liga Spanyol antara Elche CF dan Real Madrid CF di Stadion Martinez Valero di Elche pada 23 November 2025.AFP/JOSE JORDAN Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, bereaksi pada laga Liga Spanyol antara Elche CF dan Real Madrid CF di Stadion Martinez Valero di Elche pada 23 November 2025.

Real Madrid Tunjuk Arbeloa

Kekalahan 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol 2026 membuat kesabaran manajemen Real Madrid berakhir.

Kabar pemecatan Alonso memang cukup banyak beredar jelang laga El Clasico. Pada akhirnya, Alonso memilih mundur dari jabatannya. 

Pelatih asal Spanyol itu mulai menangani tim utama Real Madrid pada Mei 2025. Kontraknya semula berlaku hingga Juni 2028. 

Namun, kiprahnya berakhir lebih cepat di tengah musim Liga Spanyol 2025-2026. Alonso baru memimpin setengah perjalanan kompetisi saat keputusan ini diambil.

Setelah perpisahan dengan Alonso, Los Blancos tidak memerlukan waktu lama untuk menemukan pelatih baru. 

Real Madrid telah menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pengganti Alonso. Pelatih berusia 42 tahun ini dikenal sebagai sahabat Alonso saat masih aktif bermain.

Tag:  #real #madrid #wajib #bayar #miliar #usai #pecat #xabi #alonso

KOMENTAR