Persebaya Vs Malut United, Tavares Waspada Transisi Cepat Kie Raha
Pelatih asal Portugal Bernardo Tavares yang akan melanjutkan memimpin Persebaya Surabaya mengarungi SUper League 2025-2026.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
08:18
10 Januari 2026

Persebaya Vs Malut United, Tavares Waspada Transisi Cepat Kie Raha

- Bernardo Tavares langsung menghadapi ujian berat pada laga debutnya melatih Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026.

Persebaya akan menjamu Malut United pada pekan ke-17 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore pukul 15.30 WIB

Bernardo Tavares menyadari betul bahwa Malut United bukan lawan biasa. Sejak awal, ia menegaskan bahwa persiapan tim berfokus pada detail-detail teknis yang bisa menjadi pembeda dalam pertandingan krusial tersebut.

Menurutnya, Laskar Kie Raha, julukan Malut United, memiliki kekuatan yang sangat komplet, terutama dalam transisi permainan dan situasi bola mati.

“Saya pikir mereka adalah salah satu tim terbaik di liga dalam melakukan transisi menyerang. Mereka juga salah satu tim terbaik dalam situasi bola mati ofensif. Karena itu kami harus sangat waspada,” ujarnya.

Organisasi Pertahanan Jadi Perhatian

Untuk itu, Bernardo Tavares menaruh perhatian besar pada organisasi pertahanan Persebaya, khususnya di area dekat gawang. Ia menilai Malut United memiliki pemain-pemain yang mampu menghukum kesalahan sekecil apa pun dari lawan.

“Mereka memiliki pemain yang bisa langsung menembak dari luar kotak penalti dengan kaki kanan maupun kiri, atau mengirim umpan silang untuk disundul,” kata pelatih asal Portugal itu.

“Jika kami tidak menghentikan crossing dan memberi mereka terlalu banyak waktu untuk berpikir, mereka akan mengambil keputusan terbaik, dan itu harus kami hindari,” imbuhnya.

Meski baru bergabung dan memiliki waktu persiapan yang terbatas, Bernardo Tavares memastikan seluruh pesan taktis telah disampaikan secara menyeluruh kepada Bruno Moreira dkk.

“Karena itu penting bagi para pemain kami untuk memahami hal ini. Kami sudah menyampaikan pesan-pesan tersebut, baik secara kolektif maupun individual,” katanya lagi.

Malut United Bukan Hanya Ciro Alves dan David da Silva

Malut United memang diperkuat sejumlah nama besar, termasuk mantan pemain Persib Bandung seperti Ciro Alves dan David da Silva.

Namun, Bernardo Tavares, pelatih berlisensi UEFA Pro, menolak anggapan bahwa kekuatan lawan hanya bertumpu pada segelintir pemain.

“Ya, tentu saja mereka bermain bersama dan menjadi juara musim lalu, sehingga memiliki koneksi yang bagus,” kata Bernardo Tavares.

Sebab lawan merupakan tim dengan keseimbangan yang baik antara kreativitas dan kerja keras, didukung pula oleh kualitas pemain lokal dan asing lainnya.

Pesepak bola Malut United David Da Silva (tengah) bersama rekan setimnya berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Dewa United pada pertandingan Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (9/8/2025). Malut United menang atas tim tuan rumah Dewa United dengan skor akhir 3-1. ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/rwa.ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto Pesepak bola Malut United David Da Silva (tengah) bersama rekan setimnya berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Dewa United pada pertandingan Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (9/8/2025). Malut United menang atas tim tuan rumah Dewa United dengan skor akhir 3-1. ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/rwa.

“Mereka juga memiliki pemain lokal yang bagus dan pemain asing lainnya.”

“Kadang-kadang untuk menghadirkan seorang seniman yang memainkan piano, dibutuhkan pekerja keras yang membawa piano ke dalam ruangan. Mereka memiliki keduanya,” sambungnya.

Dalam hal mental bertanding, Bernardo Tavares justru ingin para pemainnya tampil lepas dan menikmati permainan. Ia menilai tekanan berlebihan justru bisa mematikan kreativitas di lapangan.

“Kami juga akan mencoba bermain seperti itu. Itulah mengapa saya meminta Bonek dan Bonita memberi kepercayaan kepada para pemain. Memberi tekanan berlebihan kepada pemain itu tidak baik,” ujar mantan pelatih PSM Makassar itu.

“Ketika pemain menikmati pertandingan tanpa tekanan, mereka akan percaya diri untuk mengambil risiko, melakukan duel satu lawan satu, dan mencoba umpan-umpan sulit lebih sering,” imbuhnya.

Saat ini, klub berjuluk Bajul Ijo sendiri tengah berada dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Persijap Jepara dan Madura United. Meski demikian, Bernardo Tavares menegaskan laga melawan Malut United adalah cerita yang sepenuhnya berbeda.

“Saya berharap para pemain kami bisa bekerja dengan baik dan kami bisa menampilkan pertandingan yang bagus untuk para pendukung yang datang,” kata Bernardo Tavares.

Malut United Datang Tanpa Beban

Di sisi lain, pelatih Malut United, Hendri Susilo, memastikan timnya siap menghadapi tantangan.

“Semua pemain yang ada di sini dalam kondisi siap. Kami datang untuk bermain tanpa beban dan semoga para pemain bisa menjalankan game plan dengan baik sehingga mendapatkan hasil terbaik,” ujar mantan pelatih PSBS Biak itu.

Ia mengakui Persebaya akan tampil dengan motivasi berlipat karena bermain di kandang dan dipimpin pelatih baru.

“Melawan Persebaya bukan pekerjaan mudah. Kehadiran Tavares tentu menambah motivasi mereka yang akan tampil all out. Tetapi, kami sudah menyiapkan game plan untuk mengantisipasi situasi tersebut,” pungkasnya.

Tag:  #persebaya #malut #united #tavares #waspada #transisi #cepat #raha

KOMENTAR