Skor Juventus Vs Lecce 1-1, Pangkal Kekecewaan Spalletti
Reaksi Jonathan David setelah gagal mencetak penalti. Juventus harus puas meraih satu poin saat ditahan imbang Lecce dengan skor 1-1 pada lanjutan Serie A 2025-2026. Duel Juventus vs Lecce berlangsung di Allianz Stadium, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB(AFP/MARCO BERTORELLO)
05:00
4 Januari 2026

Skor Juventus Vs Lecce 1-1, Pangkal Kekecewaan Spalletti

- Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, kecewa dengan penampilan timnya terutama di dalam kotak penalti lawan saat Bianconeri ditahan seri tim papan bawah Lecce.

Juventus harus puas meraih satu poin saat ditahan imbang Lecce dengan skor 1-1 pada lanjutan Serie A 2025-2026.

Duel Juventus vs Lecce berlangsung di Allianz Stadium, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB, diwarnai dominasi tuan rumah yang gagal berujung kemenangan.

Menghadapi Lecce yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi, Juventus tampil agresif sejak menit awal. Namun, efektivitas menjadi masalah utama Bianconeri sepanjang laga.

Lecce secara mengejutkan mampu unggul lebih dulu jelang turun minum. Gol Lameck Banda pada menit ke-45+2’ tercipta setelah memanfaatkan kesalahan Andrea Cambiaso dalam mengantisipasi bola.

Gol tersebut menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Lecce sepanjang pertandingan.

Tim tamu hanya mencatat enam percobaan, berbanding 25 milik Juventus, namun mampu membawa keunggulan ke ruang ganti.

McKennie Samakan Skor, Peluang Beruntun Gagal Dimaksimalkan

Juventus langsung merespons pada awal babak kedua. Weston McKennie mencetak gol penyeimbang yang membuat tekanan ke pertahanan Lecce semakin meningkat.

Statistik mencatat Juventus menguasai bola hingga 72 persen, melepaskan 25 tembakan dengan lima tepat sasaran, meski demikian, sejumlah peluang emas terbuang.

Jonathan David gagal mengeksekusi penalti, sedangkan Lois Openda menyia-nyiakan peluang dari jarak dekat dengan gawang yang sudah terbuka.

Lima peluang bersih yang gagal dikonversi membuat Juventus harus puas berbagi angka.

Spalletti: Kami Terlalu Mengejar Bola, Bukan Memprediksi

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui timnya masih bermasalah dalam pengambilan keputusan di area krusial. Seusai laga, ia berbicara kepada DAZN dengan nada evaluatif.

Reaksi pelatih Juventus, Luciano Spalletti, pada laga Serie A kontra Lecce di Stadion Allianz pada Sabtu (3/1/2026).AFP/MARCO BERTORELLO Reaksi pelatih Juventus, Luciano Spalletti, pada laga Serie A kontra Lecce di Stadion Allianz pada Sabtu (3/1/2026).

“Ketika berada di kotak penalti, kami harus memprediksi ke mana bola akan jatuh, bukan mengejarnya setelah bola lewat,” ujar Spalletti.

"Kami tidak mampu menciptakan ruang untuk menerima bola. Di babak pertama kami mengirim bola ke kotak penalti sekitar 10 kali dari jarak dekat, dan hal yang sama terjadi di babak kedua.”

Menurut Spalletti, Juventus kekurangan pemain yang bisa melakukan koreksi dari dalam kotak penalti.

“Kami tidak pernah menemukan sosok yang bisa menyelesaikan situasi itu. Kami harus memperbaiki pilihan-pilihan kami di dalam kotak terlarang,” katanya.

Meski demikian, Spalletti menilai performa timnya tetap menunjukkan perkembangan.

“Kami memainkan pertandingan sangat bagus dan di aspek ini kami membuat kemajuan. Namun, jelas hasil selalu menjadi pembeda, dan kami tidak memenangkannya.”

Spalletti soal Penalti David: Emosi Pemain Menentukan

Spalletti juga menyinggung kegagalan penalti Jonathan David yang berpotensi membalikkan keadaan.

Ia menegaskan bahwa David merupakan salah satu algojo utama Juventus.

“David juga penendang penalti yang sangat bagus," ujar sang pelatih lagi.

"Dia mencoba menempatkan bola ke tengah gawang, itu pilihan tepat. Namun, dia tidak bisa mengangkat bola sekitar 20 sentimeter lebih tinggi untuk melewati jangkauan kiper,” tuturnya.

Hasil imbang ini membuat Juventus tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan koleksi 33 poin. Sementara itu, Lecce berada di posisi ke-17 dengan 17 poin, menjaga jarak tipis dari zona degradasi.

Tag:  #skor #juventus #lecce #pangkal #kekecewaan #spalletti

KOMENTAR