SEA Games Plus 2028 Berpeluang Diikuti Negara Non-Asteng, Kabar Buruk untuk Timnas?
Pesepak bola Timnas U22 Indonesia Toni Firmansyah (kiri) berupaya melewati adangan pesepak bola Timnas Myanmar Oakkar Naing (kedua kanan) pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12/2025). ANTARA FOTO/NAY/sth/foc.(ANTARA FOTO/NAY)
16:52
25 Desember 2025

SEA Games Plus 2028 Berpeluang Diikuti Negara Non-Asteng, Kabar Buruk untuk Timnas?

- Timnas U22 Indonesia berpotensi menghadapi persaingan berbeda pada SEA Games Plus 2028.

Komite Olimpiade Indonesia menyampaikan bahwa Indonesia jadi salah satu yang menginisiasi ajang multicabang SEA Games Plus 2026.

SEA Games Plus 2028 menawarkan format baru dan membuka pintu partisipasi negara di luar Asia Tenggara (Asteng).

Selama ini, SEA Games diikuti 11 negara kawasan Asia Tenggara dan digelar dua tahun sekali. Mulai edisi 2028, cakupan peserta direncanakan lebih luas.

Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memberi ruang lebih besar bagi cabang olahraga Olimpiade.

"Lewat SEA Plus kita ukur prestasi dengan lebih banyak negara, ini jadi ukuran baru dan lebih menantang," ucap Okto dikutip oleh BolaSport dari TVRI.

"Kita semua tahu, hampir semua tuan rumah ingin juara umum, akibatnya cabang-cabang lokal diperbanyak."

"Ini tidak sehat untuk pembinaan jangka panjang," katanya.

Menurut Okto, negara dari Asia Tengah, Asia Selatan, hingga Oseania berpeluang ikut serta.

Edisi perdana SEA Games Plus dijadwalkan berlangsung di Filipina pada 2028.

Dampak bagi Sepak Bola dan Timnas Indonesia

Perluasan peserta berimbas pada cabang sepak bola, salah satu nomor Olimpiade di SEA Games.

Dengan kehadiran negara non-Asteng, jumlah lawan bagi Timnas U22 Indonesia bakal bertambah.

Kondisi ini muncul setelah hasil Timnas U22 Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand. Pada ajang tersebut, skuad asuhan Indra Sjafri tersingkir di fase grup.

Pesepak bola Timnas U22 Indonesia Mauro Zijlstra (tengah) menendang bola ke arah gawang yang dijaga penjaga gawang Timnas Myanmar Hein Htet Soe (kanan)  pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12/2025). Meski menang 3-1 dalam pertandingan tersebut, tetapi Indonesia gagal lolos ke babak semi final karena tidak berhasil meraih posisi sebagai runner up terbaik di  fase grup. ANTARA FOTO/NAY/sth/foc.ANTARA FOTO/NAY Pesepak bola Timnas U22 Indonesia Mauro Zijlstra (tengah) menendang bola ke arah gawang yang dijaga penjaga gawang Timnas Myanmar Hein Htet Soe (kanan) pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12/2025). Meski menang 3-1 dalam pertandingan tersebut, tetapi Indonesia gagal lolos ke babak semi final karena tidak berhasil meraih posisi sebagai runner up terbaik di fase grup. ANTARA FOTO/NAY/sth/foc.

Catatan itu menjadi salah satu hasil terendah sejak edisi 2007 dan 2009. Usai turnamen, Indra Sjafri dilepas dari jabatan pelatih kepala sekaligus direktur teknik.

Dengan format SEA Games Plus 2028, peluang Indonesia di cabang sepak bola akan menghadapi tantangan baru.

Negara dengan tradisi sepak bola lebih mapan berpotensi menjadi peserta, sehingga persaingan tidak lagi terbatas pada kawasan Asia Tenggara.

Tujuan Jangka Panjang SEA Games Plus

Raja Sapta Oktohari menegaskan bahwa konsep SEA Games Plus dirancang sebagai jembatan menuju level kompetisi lebih tinggi.

Menurutnya, ajang ini bukan sekadar soal hasil akhir di tingkat regional.

"SEA Plus itu terbuka, tergantung siapa yang diundang, bisa dari Asia, bisa dari Oseania," ucap Okto.

"Target akhirnya bukan cuma menang di regional, tapi menyiapkan atlet elite dan atlet muda agar naik level ke Asian Games dan Olimpiade," katanya.

Bagi Indonesia, format baru ini menuntut persiapan lebih matang, termasuk di cabang sepak bola.

Timnas U22 Indonesia diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Tag:  #games #plus #2028 #berpeluang #diikuti #negara #asteng #kabar #buruk #untuk #timnas

KOMENTAR