Kontroversi Messi di The Best FIFA: Dembele dan Mbappe di Atas Lamine Yamal
Lionel Messi #10 dari Inter Miami CF mengontrol bola dalam pertandingan MLS antara Toronto FC vs Inter Miami CF di BMO Field pada 27 September 2025 di Toronto, Ontario. Cole Burston/Getty Images/AFP (Foto oleh Cole Burston / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images melalui AFP)(AFP/COLE BURSTON)
12:10
18 Desember 2025

Kontroversi Messi di The Best FIFA: Dembele dan Mbappe di Atas Lamine Yamal

- Keputusan Lionel Messi dalam memilih kandidat pemenang The Best FIFA Football Awards telah memicu banyak perdebatan.

Upacara penghargaan yang mengakui atlet sepak bola terbaik di dunia berlangsung di Doha, Qatar, pada Selasa (16/12/2025).

Secara umum, hasil pengumuman tidak mengejutkan, dengan para pemenang di setiap kategori melanjutkan dominasi mereka.

Di antara para pemenang, Ousmane Dembele, Aitana Bonmati, Luis Enrique, Sarina Wiegmann, Gianluigi Donnarumma, dan Hannah Hampton berhasil mempertahankan prestasi mereka dengan meraih gelar di kategori masing-masing.

Namun, drama muncul dari hasil voting, terutama dalam kategori pria.

Messi, sebagai kapten timnas Argentina, memberikan suaranya dan pilihan tersebut menjadi sorotan karena ia lebih memilih pemain dari Real Madrid dan Paris Saint-Germain dibandingkan mantan klubnya, Barcelona.

Dalam kategori Pemain Terbaik Pria, Messi menempatkan winger PSG, Dembele, di posisi teratas.

Selanjutnya, penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, menduduki peringkat kedua, sementara wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, berada di posisi ketiga.

Kontroversi Messi

Media Spanyol, AS, menilai keputusan Messi ini cukup mengejutkan.

Meskipun Messi memiliki hubungan khusus dengan Dembele dan Mbappe, Yamal dianggap memiliki kedekatan yang lebih kuat dengan Messi.

Yamal adalah penerus warisan nomor 10 yang pernah dimiliki Messi dan bahkan pernah dimandikan oleh Messi saat masih bayi.

"Hal paling mengejutkan adalah peringkat yang diberikan Messi kepada pemain nomor 10 Barcelona (Yamal), dengan lebih memilih posisi lebih tinggi kepada para pemain Prancis itu (Dembele, Mbappe)," tulis AS.

Messi juga dianggap melupakan Raphinha, winger Brasil yang menjadi salah satu pilar kesuksesan Barcelona meraih treble domestik musim lalu.

Secara kolektif, pencapaian Raphinha lebih menonjol dibandingkan Mbappe, yang hanya meraih trofi Piala Super UEFA dan Piala Interkontinental dengan Madrid.

Di kategori Kiper Terbaik FIFA, Messi memberikan suara tertinggi kepada Donnarumma, mantan rekan setimnya di Paris.

Emi Martinez, kompatriotnya, ditempatkan di peringkat kedua, dan Thibaut Courtois dari Real Madrid di posisi ketiga.

Pilih Enrique dan Donnarumma

Pelatih kepala Paris Saint-Germain asal Spanyol Luis Enrique (Kanan), istrinya Elena Cullell (kedua dari kiri), putra Pacho Martinez (Kiri) dan putri Sira Martinez (kedua dari kanan) berpose dengan trofi di akhir pertandingan final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan di Munich, Jerman selatan, pada 31 Mei 2025.AFP/INA FASSBENDER Pelatih kepala Paris Saint-Germain asal Spanyol Luis Enrique (Kanan), istrinya Elena Cullell (kedua dari kiri), putra Pacho Martinez (Kiri) dan putri Sira Martinez (kedua dari kanan) berpose dengan trofi di akhir pertandingan final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan di Munich, Jerman selatan, pada 31 Mei 2025.

Untuk kategori Pelatih Terbaik Pria, Messi tidak memilih pelatih Barcelona, Hansi Flick, sebagai kandidat utama.

Flick diletakkannya di posisi kedua, sementara Mikel Arteta, yang juga merupakan alumni Blaugrana, berada di peringkat ketiga.

Peringkat pertama dalam pilihan Messi jatuh kepada Luis Enrique, pelatih PSG, yang pernah melatihnya saat di Barcelona.

Meskipun pilihan Messi menuai kontroversi, kandidat-kandidat yang ia pilih ternyata sejalan dengan hasil voting keseluruhan.

Dembele, Donnarumma, dan Enrique berhasil meraih penghargaan di kategori masing-masing.

Dalam hal prestasi, para pemain dari Paris Saint-Germain itu memang menunjukkan performa yang paling menonjol dengan meraih treble domestik dan trofi Liga Champions.

Pemenang anugerah FIFA dihasilkan dari kombinasi suara dari pelatih tim nasional, kapten, jurnalis, dan suara penggemar yang mengikuti voting di situs resmi FIFA.com.

Setiap kategori memiliki bobot poin yang sama, dengan kandidat pertama mendapatkan 5 poin, peringkat kedua 3 poin, dan urutan ketiga 1 poin.

The Best FIFA Football Awards 2025

Berikut adalah daftar lengkap pemenang kategori The Best FIFA Football Awards 2025.

  • Pemain Terbaik Pria: Ousmane Dembele
  • Pemain Terbaik Wanita: Aitana Bonmati
  • Pelatih Terbaik Pria: Luis Enrique
  • Pelatih Terbaik Wanita: Sarina Wiegmann
  • Kiper Terbaik Pria: Gianluigi Donnarumma
  • Kiper Terbaik Wanita: Hannah Hampton
  • Gol Terbaik Pria (Puskas Award): Santiago Montiel
  • Gol Terbaik Wanita (Marta Award): Lizbeth Ovalle
  • 11 Terbaik Pria (Best XI): Donnarumma; Hakimi, Pacho, Van Dijk, Mendes; Palmer, Bellingham, Vitinha, Pedri; Yamal, Dembele.
  • 11 Terbaik Wanita (Best XI): Hampton; Bronze, Williamson, Paredes, Battle; Bonmati, Guijarro, Pina; Caldentey, Russo, Putellas.
  • Fair Play Award: Andreas Harlass-Neuking
  • Fan Award: Suporter Zakho SC

Tag:  #kontroversi #messi #best #fifa #dembele #mbappe #atas #lamine #yamal

KOMENTAR