Timnas Iran Boikot Drawing Piala Dunia 2026 Akibat Penolakan Visa
- Timnas Iran menunjukkan ketidakpuasannya kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, atas perlakuan yang dianggapnya tidak adil terkait undian Piala Dunia 2026.
Timnas Iran bahkan sampai memutuskan untuk memboikot total acara drawing yang dijadwalkan berlangsung di Washington setelah AS menolak visa presiden federasi sepak bola mereka.
Seorang juru bicara dari Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) menyatakan bahwa penolakan visa tersebut "tidak terkait dengan olahraga," dan ini meningkatkan kemungkinan bahwa Iran akan mundur dari turnamen tersebut sepenuhnya.
Timnas Iran termasuk dalam daftar 19 negara yang warganya tidak diperbolehkan memasuki AS sejak dikeluarkannya arahan oleh Donald Trump pada bulan Juni lalu.
Walaupun ada pengecualian untuk atlet, pelatih, atau individu yang berperan penting dalam acara olahraga besar, hal ini tampak tidak berlaku untuk presiden FFIRI yang dilarang masuk.
"Kami telah memberi tahu FIFA bahwa keputusan ini tidak ada kaitannya dengan olahraga dan bahwa delegasi Iran tidak akan hadir dalam undian Piala Dunia," ungkap juru bicara FFIRI, Amir Mehdi Alavi.
Presiden FFIRI, Mehdi Taj, merupakan salah satu dari tiga orang yang visanya ditolak, sementara empat orang lainnya, termasuk pelatih kepala Amir Ghalenoei, justru berhasil mendapatkan visa.
Menurut laporan, FFIRI telah membahas masalah ini langsung dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang sebelumnya berjanji bahwa semua orang akan diterima di Piala Dunia 2026.
Taj mengecam perlakuan tersebut sebagai keputusan yang bersifat politik dan meminta FIFA untuk mendesak AS agar menghentikan tindakan ini.
Infantino berusaha menenangkan kekhawatiran terkait penolakan visa dan menjelaskan bahwa diskusi telah dilakukan dengan pemerintah AS untuk memastikan tidak ada masalah bagi tim dan delegasi yang akan berpartisipasi.
Pembuatan Visa Prioritas
FIFA juga telah mengumumkan pembuatan FIFA Pass, skema yang memberikan akses prioritas bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026 dalam proses aplikasi visa, meskipun tidak ada jaminan bahwa aplikasi tersebut akan disetujui.
Drawing Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di John F Kennedy Center, Washington DC, pada 5 Desember 2026. Sebanyak 48 tim akan dibagi menjadi 12 grup.
Para pemain Iran berpose menjelang pertandingan sepak bola Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Iran vs Korea Utara di Azadi Sports Complex di Teheran pada 10 Juni 2025. (Photo by ATTA KENARE / AFP)
Timnas Iran berada di Pot 2, dan ada kemungkinan mereka akan segrup dengan AS, tergantung pada keputusan akhir pengelompokan grup yang akan dibuat oleh Dewan FIFA.
Kedua negara ini memiliki sejarah panjang konflik, dan situasi ini dapat menambah ketegangan di antara mereka, terutama mengingat Iran belum pernah lolos ke babak sistem gugur dalam Piala Dunia.
Iran telah lolos ke turnamen ini untuk keempat kalinya berturut-turut, dan pada 1998, mereka mengalahkan AS di fase grup, menciptakan momen bersejarah dalam sejarah sepak bola kedua negara.
Namun, AS juga membalas dengan kemenangan 1-0 di edisi 2022 di Qatar, menambah dimensi persaingan antara keduanya.
Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di AS, Kanada, dan Meksiko, menjadi perhatian bagi banyak negara yang telah lolos, terutama bagi Iran yang memiliki hubungan diplomatik yang rumit dengan AS.
Tag: #timnas #iran #boikot #drawing #piala #dunia #2026 #akibat #penolakan #visa