Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Ruang Kerjanya Digeledah KPK, Hartanya Rp 65 Miliar
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. 
22:17
17 Desember 2024

Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Ruang Kerjanya Digeledah KPK, Hartanya Rp 65 Miliar

Profil Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI), yang ruang kerjanya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (16/12/2024).

Tim penyidik KPK menggeledah Gedung BI di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dimulai sejak pukul 19.00 WIB.

Dalam giat penggeledahan tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain alat bukti dokumen, barang bukti elektronik (BBE) ditemukan dari ruang kerja Perry Warjiyo

Menurut Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Rudi Setiawan, ada beberapa ruangan yang digeledah KPK, termasuk ruangan Perry Warjiyo

"Di sana ada beberapa ruangan yang kita geledah, di antaranya adalah ruang gubernur BI. Kita ya mencari bukti-bukti berupa dokumen dan yang lain-lain yang terkait dengan dugaan kita," kata Rudi di Gedung Juang Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2024).

Selanjutnya, Rudi menyatakan, pihaknya akan memanggil para pihak yang ruangannya digeledah untuk mengonfirmasi barang bukti.

Meski begitu, KPK belum mengumumkan perkara ini ke publik.

Lantas, siapakah sosok Perry Warjiyo?

Profil Perry Warjiyo

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, Perry Warjiyo lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 25 Februari 1959.

Saat ini, Perry Warjiyo telah berusia 65 tahun. 

Perry merupakan anak ke-6 dari 9 bersaudara.

Dikutip dari situs resmi BI, Perry Warjiyo ditetapkan menjadi Gubernur Bank Indonesia untuk kedua kalinya berdasarkan Keputusan Presiden RI No.38/P Tahun 2023 tanggal 5 Mei 2023.

Ia mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 24 Mei 2023.

Perry Warjiyo menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023 dan periode 2023-2028. 

Sejumlah jabatan pernah diemban Perry, yakni sebagai Deputi Gubernur BI periode 2013-2018. 

Dalam kurun waktu 2009-2013, Perry Warjiyo juga menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional, serta Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia.

Perry Warjiyo diketahui memiliki karier cemerlang di Bank Indonesia sejak tahun 1984.

Sejumlah prestasi dan penghargaan pernah diraihnya, baik tingkat nasional maupun internasioal.

Di antaranya Pemimpin Terpopuler di Media Pemberitaan Online 2023 dari Indonesia Government Awards 2023, Anugerah Hamengku Buwono IX dari Universitas Gajah Mada tahun 2022, Pemimpin Terpopuler Di Media Arus Utama 2022 dari Serikat Perusahan Pers, Kategori Pemimpin Terpopuler di Media On-line 2021 dari IDEAS 2022.

Selain itu, di bawah kepemimpinan Perry Warjiyo sebagai Gubernur, Bank Indonesia pernah meraih penghargaan The Best Central Bank of the Year dari Global Islamic Finance Awards (GIFA) tahun 2022 dan 2018.

Perjalanan Karier 

Sebelumnya, karier Perry Warjiyo dimulai ketika ia menjabat sebagai Staf di Desk penyelamatan kredit, urusan pemeriksaan dan pengawasan kredit tahun 1992-1995.

Selanjutnya, Perry diangkat menjadi Staf Gubernur Bank Indonesia pada 1995. 

Dalam waktu yang singkat, Perry diangkat sebagai kepala Biro Gubernur pada tahun 1998.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2001, Perry memegang peran penting sebagai project leader Unit Khusus Program Transformasi (UKPT).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam acara Festival Keuangan Ekonomi Digital (FEKDI) dan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2024, di JCC Senayan, Kamis (1/8/2024). Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam acara Festival Keuangan Ekonomi Digital (FEKDI) dan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2024, di JCC Senayan, Kamis (1/8/2024). (HO)

Selanjutnya, Perry berhasil menempati posisi sebagai Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan dan kembali diangkat menjadi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia hingga 2007.

Pada tahun 2007–2009, Perry Warjiyo diangkat menjadi Direktur Eksekutif, South East Asia Voting Group (SEAVG), International Monetary Fund (IMF).

Ia mewakili mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.

Setelah itu, Perry kembali ke Bank Indonesia hingga menjabat sebagai Gubernur BI

Riwayat Pendidikan Perry Warjiyo:

- SD Negeri Gawok, Sukoharjo

- SMP Negeri Gatak, Sukoharjo

- SMA Negeri 3 Surakarta

- S1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

- S2 Iowa State University, Amerika

- S3 Iowa State University, Amerika.

Harta Kekayaan

Dikutip dari dari situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Perry Warjiyo memiliki kekayaan mencapai Rp 65.935.705.218.

Laporan harta kekayaan terbaru Perry Warjiyo diterbitkan pada 31 Desember 2023.

Perry memiliki kekayaan berupa tanah dan bangunan senilai Rp 46 miliar, serta alat transportasi sebanyak Rp 1 miliar. 

Selain itu, Perry juga mempunya harta bergerak lainnya, berupa harta bergerak hingga kas lainnya.

Adapun rincian kekayaan Perry Warjiyo sebagai berikut:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp  46.480.000.000                                   

1. Tanah dan Bangunan Seluas 253 m2/257 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 7.300.000.000                          

2. Tanah dan Bangunan Seluas 250 m2/110 m2 di KAB / KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 1.600.000.000                               

3. Tanah Seluas 1000 m2 di KAB / KOTA SUKOHARJO, WARISAN Rp 130.000.000   

4. Tanah Seluas 799 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, WARISAN Rp 1.200.000.000          

5. Tanah dan Bangunan Seluas 436 m2/260 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, WARISAN Rp 900.000.000.

6. Bangunan Seluas 54 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp 1.200.000.000                                    

7. Bangunan Seluas 76 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp 1.700.000.000                                    

8. Bangunan Seluas 35 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 1.200.000.000                         

9. Tanah dan Bangunan Seluas 700 m2/540 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 24.000.000.000                        

10. Tanah dan Bangunan Seluas 96 m2/96 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 4.500.000.000                          

11. Tanah dan Bangunan Seluas 55 m2/55 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 2.750.000.000.

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 1.289.010.417                                 

1. MOBIL, HONDA CRV Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp 375.000.000                        

2. MOBIL, MERCEDES BENZ S450 Tahun 2018, LAINNYA Rp 914.010.417.

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 1.032.000.000                              

D. SURAT BERHARGA Rp 9.974.188.057                         

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 5.183.723.196                               

F. HARTA LAINNYA Rp 1.976.783.548.

Perry Warjiyo diketahui tidak memiliki hutang.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, David Adi, Ilham Rian Pratama)

Editor: Wahyu Gilang Putranto

Tag:  #profil #perry #warjiyo #gubernur #yang #ruang #kerjanya #digeledah #hartanya #miliar

KOMENTAR