



Tak Hanya Tembak Masyarakat Sipil, OPM Juga Bakar Sekolah di Kabupaten Puncak
- Aksi Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah masih berlanjut. Usai menembak dua orang masyarakat sipil hingga meninggal dunia pada Kamis (21/11), Jumat dini hari (22/11) OPM membakar sebuah sekolah di Distrik Sinak.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Candra Kurniawan. Dia menyampaikan bahwa, aksi OPM itu menegaskan kembali sikap mereka. Yakni tidak bererkemanusiaan dan tidak ingin Papua maju.
”OPM pada dasarnya menginginkan anak-anak di Papua tidak sekolah dan tidak ingin Papua maju dan sejahtera, salah satunya dengan membakar sekolah tempat anak-anak belajar,” kata Kolonel Candra kepada awak media.
Berdasar informasi yang diterima oleh Kodam XVII/Cenderawasih, OPM membakar SMP di Distrik Sini sekitar pukul 02.30 WIT. Dari potret yang dibagikan kepada awak media, api tampak membakar bangunan sekolah tersebut. Belum diketahui pasti OPM kelompok mana yang menjadi dalang aksi tersebut.
”Bahwa sampai saat ini aparat keamanan sedang melakukan pengejaran dan penyelidikan atas kejadian pembakaran yang dilakukan oleh gerombolan OPM penjahat kemanusiaan tersebut,” terang dia.
Sebelumnya, Candra mengkonfirmasi aksi yang dilakukan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Weni, Distrik Mage’abume, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Pada Kamis (21/11) mereka menembak dua orang masyarakat sipil hingga meninggal dunia. Menurut dia, kedua korban merupakan tukang ojek.
Mereka diserang dan ditembak oleh kelompok OPM sekitar pukul 16.55 WIT. Sampai kemarin malam, jenazah kedua korban belum bisa dievakuasi dari lokasi kejadian. ”Gerombolan OPM yang merupakan penjahat kemanusian kembali berulah dengan menembak dua orang warga sipil yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek,” kata dia.
Tag: #hanya #tembak #masyarakat #sipil #juga #bakar #sekolah #kabupaten #puncak