Tingkatkan Pendidikan di Indonesia, Praktisi Minta Kementerian Fokus Bangun SDM Berkualitas 
Ilustrasi tes masuk perguruan tinggi negeri (PTN). (istimewa)
06:08
19 Februari 2026

Tingkatkan Pendidikan di Indonesia, Praktisi Minta Kementerian Fokus Bangun SDM Berkualitas 

- Pemerintah diingatkan agar meningkatkan fokus pada perbaikan sektor pendidikan. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) dinilai perlu melakukan evaluasi terhadap arah kebijakan di tengah dinamika nasional.   Himpunan Mahasiswa Islam Koordinator Komisariat Universitas Negeri Makassar meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar evaluasi ini dilakukan. Arah tata kelola pendidikan tinggi harus dipusatkan kepada peningkatan sumber daya manusia (SDM).   Praktisi Pendidikan Tinggi UNM, Fery Ashari, memandang dinamika yang berkembang sebagai momentum pembenahan kelembagaan secara proporsional. Ia menilai kementerian tengah menghadapi tantangan dalam merumuskan kebijakan yang benar benar konstruktif bagi dunia akademik.   "Kementerian diharapkan mampu keluar dari ambiguitas kebijakan agar fokus pada mandat utama, yakni pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap terap," ujar Fery dalam keterangannya, Kamis (19/2).  

  Fery juga menyoroti isu rangkap jabatan yang tidak pas. Menurutnya, persoalan pendidikan di indonesia masih begitu kompleks, sehingga perlu tingkat fokus yang tinggi bagi para pemangku kepentingan.   Selain itu, Pasal 23 Undang Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara juga perlu dipatuhi. Dalam aturan itu, ditegaskan bahwa menteri dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat negara lain maupun pimpinan di perusahaan negara atau swasta.   Fery menilai ada tiga aspek penting dalam menjalankan evaluasi tata kelola pendidikan. Yakni menjaga netralitas jabatan sesuai amanat Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang Undang Pendidikan Tinggi, memastikan efektivitas kepemimpinan agar tidak terjadi pembagian fokus dalam fungsi strategis, serta menjaga kredibilitas kebijakan agar terhindar dari persepsi konflik kepentingan.   Fery menilai, apabila ketiga hal ini tidak dilakukan, maka gelombang aspirasi dari masyarakat khususnya mahasiswa akan terus berdatangan. Aliansi BEM Seluruh Indonesia juga dilaporkan tengah mempersiapkan aksi bertajuk "Gelap Gulita Pendidikan Indonesia" pada 23 sampai 27 Februari 2026.    

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #tingkatkan #pendidikan #indonesia #praktisi #minta #kementerian #fokus #bangun #berkualitas

KOMENTAR