Pemantauan Hilal 1 Ramadhan 2026 di 96 Lokasi: Aceh, IKN, hingga Papua
Ilustrasi hilal(KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO )
08:58
17 Februari 2026

Pemantauan Hilal 1 Ramadhan 2026 di 96 Lokasi: Aceh, IKN, hingga Papua

- Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat penetapan awal Ramadhan 2026 Masehi atau 1447 Hijriah pada hari ini, pemantauan hilal dilakukan di banyak lokasi.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad menuturkan, sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal.

"Pemerintah berupaya memastikan penetapan awal Ramadhan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait," beber Abu Rokhmad dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

Sementara pemerintah baru akan menggelar sidang isbat hari ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026.

Baca juga: BMKG: Hilal Belum Terlihat 17 Februari, 1 Ramadhan Berpotensi 19 Februari 2026

Pemantauan hilal Kemenag

Kemenag menentukan ada sebanyak 96 titik yang tersebar di berbagai provinsi Indonesia telah ditetapkan sebagai lokasi rukyatul hilal awal Puasa 2026.

Pengamatan ini dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenag provinsi dan Kantor Kemenag kabupaten/kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, serta instansi terkait lainnya.

Hasil pemantauan hilal ini nantinya akan dibahas dalam sidang isbat awal Ramadhan 1447 Hijriah yang juga digelar pada Selasa (17/2/2026).

Baca juga: Awal Ramadhan 1447 H Ditentukan 17 Februari, Ini 96 Lokasi Rukyatul Hilal

Untuk di wilayah DKI Jakarta, pemantauan hilal digelar di Kanwil Kemenag DKI, Masjid Raya Hasyim Asyari Jakbar, Masjid Musariin Pesantren Alhidayah Basmol Jakbar, Pulau Karya/Pramuka (tentatif), Rumah Falak, dan Monas.

Pada tahun ini, Kemenag juga menggelar pemantauan hilal di Kalimantan Timur, tepatnya di Menara Asmaul Husna Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, dan Masjid IKN, Otorita IKN.

Rencana pemantauan hilal di Masjid IKN diungkapkan oleh Direktur Urusan Agama Islam Kementerian Agama, Arsad Hidayat.

Baca juga: Jadwal Sidang Isbat dan 96 Titik Lokasi Pengamatan Hilal, 1 Ramadhan 2026 Jatuh Tanggal Berapa?

Masjid IKN sendiri telah diresmikan beberapa waktu lalu sehingga dapat digunakan untuk pemantauan tersebut.

"Kalau memungkinkan, tahun ini kita menjadikan masjid IKN yang telah diresmikan beberapa waktu lalu sebagai tempat pelaksanaan rukyatul hilal," kata Arsad dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

Masjid IKNKemenag Masjid IKN

Berikut daftar 96 lokasi rukyatulhilal awal Ramadan 1447 H/2026 M:

Aceh

1. Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga

Sumatera Utara

2. Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara

Sumatera Barat

3. Pasaman Barat, Lantai 3 Gedung DPRD Pasaman Barat, Padang Tujuh Kec. Pasaman

4. Kota Payakumbuh, Bukit Nganang Kab. Lima Puluh Kota

5. Pesisir Selatan, Puncak Langkisau Carocok Painan

6. Kota Bukittinggi, Balcone Hotel Jl Raya Bukittinggi Medan KM 7 Padang Hijau Kec. Tilatang Kamang Kabupaten Agam

7. Kabupaten Solok, Panorama 2 Situnjau Laut Padang

8. Solok Selatan, Halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Solok Selatan

9. Tanah Datar, Jorong Sikaladi Nagari Pariangan Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar

10. Kota Pariaman, Salter Pantai Gamdoriah

11. Sawahlunto, Dusun Simpang, Desa Kolok Mudiak, Kecamatan Barangin

12. Kabupaten Pasaman, Puncak Tonang, Kecamatan Lubuk Sikapig

13. Agam, Pasir Tiku Nagari Tiku Selatan Kec. Tanjung Mutiara

14. Kabupaten Sijunjung, Hotel Bukik Gadang Muaro Sijunjung

15. Kabupaten Padang Pariaman, Pantai Ketaping Kecamatan Batang Anai

16. Kabupaten Lima Puluh Kota, Wisko Kuaro Taeh Bukik Kecamatan Payakumbuh

17. Padang, Bukit Gado Gado, Jl. Baru Pantai Air Manis Padang

Riau

18. Rooftop Hotel Sonaview Kota Dumai

Kepulauan Riau

19. Pantai Tanjung Setumu, Kota Tanjungpinang

20. Masjid Sultan Riayat Syah, Kota Batam

21. Pantai Pelawan, Kabupaten Karimun

22. Arung Hijau, Kabupaten Kepulauan Anambas

23. Tugu Khatulistiwa, Tanjung Teludas, Kabupaten Lingga

Jambi

24. Rooftop Bank Jambi Lt.14 Telanaipura Kota Jambi

Sumatera Selatan

25. Helipad Hotel Aryaduta Palembang

Bangka Belitung

26. Pantai Tanjung Raya Penagan Kabupaten Bangka

27. Pantai Tanjung Kalian Mentok Kabupaten Bangka Barat

28. Pantai Tanjung Tinggi Tanjungpandan Kab. Belitung

Bengkulu

29. Pantai Pasir Putih, Jalan Pariwisata No. 1 Kelurahan Lempuing Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu

Lampung

30. POB Bukit Gelumpai, Pantai Canti Kalianda, Lampung Selatan

DKI Jakarta

31. Kanwil Kemenag DKI

32. Masjid Raya Hasyim Asyari Jakbar

33. Masjid Musariin Pesantren Alhidayah Basmol Jakbar

34. Pulau Karya/Pramuka (tentative)

35. Rumah Falak

36. Monas

Jawa Barat

37. Yayasan Pusat Observasi Bulan Astha Hannas Subang

Banten

38. Pantai Anyer Serang

Jawa Tengah

39. Planetarium dan Observatorium KH. Zubair Umar Al-Jailani, UIN Walisongo Semarang

40. Pasujudan Sunan Bonang, Lasem, Kab. Rembang

41. Assalaam Observatory, PPMI Assalaam, Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo

42. Laboratorium Asy-Syira, Gedung Jenderal Soedirman, Kota Surakarta

43. Pantai Padelan, Kec. Ayah, Kab. Kebumen

44. Rooftop Hotel Aston Inn Cilacap, Kab. Cilacap

45. Pantai Kartini, Kec. Jepara, Kab. Jepara

46. Menara Masjid Agung Nurul Kalam, Kab. Pemalang

47. Pantai Alam Indah, Kota Tegal

48. MAN 2 Kudus, Kab. Kudus

49. Rooftop Gd. Fakultas Syariah UIN KH. Abdurrahman Wahid, Kajen, Kab. Pekalongan

50. MTs Abadiyah, Desa Mojolawaran, Kec. Gabus, Kab. Pati

51. Menara Pandang Teratai, Purwokerto, Kab. Banyumas

52. Lantai 6 Kantor Pemerintahan Terpadu Kab. Brebes

53. Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan, Kota Pekalongan

DI Yogyakarta

54. POB Syekh Belabelu Kretek Bantul

55. Griya Antariksa Soropadan Concat Depok Sleman

56. Bukit Brambang Gunungkidul

57. Bandara YIA

Jawa Timur

58. Lantai 9 Hotel Santika Kota Blitar

59. Puncak Bukit Banjarsari Wonotirto, Kab. Blitar

60. Pantai Srau Desa Candi Kecamatan Pringkuku Kab. Pacitan

61. Menara Mercusuar Kecamatan Puger Kabupaten Jember

62. Pantai Pancur Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi

63. Pantai Duta Kab. Probolinggo

64. Ds. Banyuurip Kec. Senori, Kab. Tuban

65. Pondok Pesantren Al Basyariyyah Kec. Pilangkenceng Kab. Madiun

66. Aula dan Rooftop PT. BPR Bank Jombang

Kalimantan Barat

67. Pantai Indah Kakap, Kab. Kubu Raya

Kalimantan Tengah

68. Menara Masjid Raya Darussalam Palangka Raya

Kalimantan Timur

69. Menara Asmaul Husna Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda

70. Masjid IKN, Otorita IKN

Kalimantan Selatan

71. Rooftop Rumah Sakit Medical Center Amanah Banjarmasin

Kalimantan Utara

72. Satuan Radar AU (SATRAD) 225 Tarakan

Bali

73. Pantai Sekeh, Patra Jasa, Kuta Selatan, Badung, Bali

NTB

74. POB di Desa Teniga Kec. Tanjung Kabupaten Lombok Utara

NTT

75. Gedung Pelayanan BMKG Kupang, Kota Kupang, NTT

76. Teluk Gurita, Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kab. Belu, NTT

Sulawesi Selatan

77. Unismuh Makassar

78. Kemenag Kota Parepare

Sulawesi Barat

79. Pantai Soreang, Banggae Kab. Majene

80. Bukit Mercusuar Pasangkayu

81. Tanjung Mercusuar Sumare Mamuju

Sulawesi Tenggara

82. Pantai Watubangga Kec. Tanggetada Kab. Kolaka

Sulawesi Utara

83. Area Parkir MTC Megamas Lantai R1 Kota Manado

Gorontalo

84. Rooftop IAIN SAG, Kec. Kota Timur Kota Gorontalo

Sulawesi Tengah

85. POB BMKG Desa Marana, Kec. Sindue, Kab. Donggala

Maluku

86. Karpan Ambon

87. Latuhalat Ambon

88. Lantai 2 Kantor BMKG Kabupaten Kepulauan Tanimbar

89. Desa Ngilngof Kec. Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara Propinsi Maluku

90. Puncak Kalipassa Desa Eti Kec. Seram Bagian Barat Kab. SBB

91. Dusun Misa Desa Haya Kec. Tehoru Kab. Maluku Tengah

92. Gunung Salabung Desa Waplauw Kab. Buru

Maluku Utara

93. Pantai Ropu Tengah Balu, Kec. Sahu Kab. Halmahera Barat

94. Pantai Afe Taduma, Kec. Pulau Ternate, Kota Ternate

Papua

95. Pantai Lampu Satu Merauke

Papua Barat

96. Pantai Masni Manokwari

Berita terbaru yang dikabarkan Kompas.com dari Manokwari, Kemenag Provinsi Papua Barat memutuskan untuk memusatkan pemantauan hilal di dua lokasi yakni Kabupaten Fakfak dan Kota Sorong.

Kabupaten Manokwari yang biasanya menjadi titik pemantauan resmi, kini terpaksa tidak menggelar rukyatul hilal karena kendala teknis dan finansial.

Pemantauan hilal BMKG

Sebelum sidang isbat digelar, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan melakukan pengamatan hilal (rukyat) untuk menentukan awal bulan Hijriah.

Pengamatan tersebut dilakukan di 37 titik yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Setyoajie Prayoedhie menyampaikan, BMKG tahun ini bakal melakukan pengamatan hilal selama dua hari, yakni pada 17-18 Februari 2026.

Menurutnya, posisi hilal pada dua hari tersebut bakal menentukan kapan awal Ramadhan 1447 H. Ia menjelaskan bahwa konjungsi (ijtima’) terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.01.07 WIB.

"Karena konjungsi berlangsung setelah Matahari terbenam pada 17 Februari, maka secara astronomis data hilal terbagi dalam dua kondisi pengamatan," terang Setyoajie, saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/2/2026).

Ia mengatakan, pada Selasa malam, posisi hilal di seluruh Indonesia kemungkinan masih berada di bawah ufuk Matahari.

Ketinggiannya berkisar antara -2,41 derajat di Jayapura hingga -0,93 derajat di Tuapejat, Sumatera Barat.

Artinya, hilal belum wujud dan mustahil untuk diamati.

Dalam kriteria terbaru MABIMS, awal Ramadhan ditetapkan jika tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. "Ya, posisi hilal pada petang hari Rabu, 18 Februari 2026 sudah memenuhi kriteria baru MABIMS," ungkap Setyoajie.

Pada 18 Februari 2026, posisi hilal sudah memenuhi kriteria MABIMS. "Maka dari itu, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026," tutur Setyoajie.

Prediksi versi lembaga Falakiyah PBNU

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menghitung posisi hilal untuk memperkirakan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Walaupun belum menetapkan secara resmi, Lembaga Falakiyah PBNU telah melakukan perhitungan menggunakan metode ilmu falak khas NU, yakni sistem hisab jama’i atau tahqiqy tadqiky ashri kontemporer.

Baca juga: Manokwari Absen Pantau Hilal Ramadhan 2026 karena Kendala Anggaran, Ini 2 Lokasi Penggantinya

Perhitungan dilakukan untuk Selasa Kliwon, 29 Sya’ban 1447 H yang bertepatan dengan 17 Februari 2026, dengan titik markaz nasional di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Hasil perhitungan mencatat bahwa ijtima’ terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.02.02 WIB.

Tinggi hilal mar’i minus 1 derajat 44 menit 39 detik dan posisi matahari terbenam berada pada 12 derajat 03 menit 24 detik selatan titik barat.

Secara astronomis, posisi hilal masih berada di bawah ufuk sehingga belum memenuhi kriteria visibilitas.

Berdasarkan data tersebut, rukyatul hilal pada 29 Sya’ban 1447 H dinyatakan tidak bersifat fardlu kifayah.

Dengan kondisi hilal yang masih negatif, awal Ramadhan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui mekanisme istikmal atau penyempurnaan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

Meski demikian, Nahdlatul Ulama (NU) belum mengumumkan secara resmi kapan 1 Ramadhan 1447 H dimulai karena masih menunggu keputusan sidang isbat pemerintah.

Tag:  #pemantauan #hilal #ramadhan #2026 #lokasi #aceh #hingga #papua

KOMENTAR