

Ilustrasi Pemilu 2024. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)


Intip Perolehan Suara 26 Caleg DPR RI Eks Napi Korupsi dari Susno Duadji Hingga Nurdin Halid
Sejumlah mantan narapidana kasus korupsi turut menjadi peserta pemilihan umum (Pemilu) 2024 dengan bersaing menjadi calon anggota legislatif (Caleg). Terdapat 27 caleg mantan napi kasus korupsi yang ikut berkontestasi pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Puluhan caleg eks napi kasus korupsi itu bersaing pada sejumlah daerah pemilihan (dapil). Mereka di antaranya caleg DPR RI dan DPD RI. Indonesia Corruprion Watch (ICW) sempat menyoroti majunya sejumlah caleg napi eks kasus korupsi pada Pileg 2024. Sebut saja, Susno Duadji yang maju menjadi caleg dapil Sumatera Selatan II dari PKB. Ia merupakan mantan napi kasus korupsi dana pengamanan Pemilu Kepala Daerah Jawa Barat tahun 2009. Selain itu, ada juga Rokhmin Dahuri, yang maju dari PDI Perjuangan untuk dapil Jawa Barat VIII. Ia merupakan mantan korupsi dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan. Caleg eks napi kasus korupsi itu juga tercatat ada di sejumlah parpol. Berikut ini data perolehan suara mereka menurut Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pada Minggu (25/2): PKB 1. Susno Duadji, Dapil Sumatra Selatan 2, nomor urut 2: 21.507 suara. 2. Huzrin Hood, Dapil Kepulauan Riau, nomor urut 2: 11,578 suara. 3. Rino Lande, Dapil Jawa Timur V, nomor urut 7: 43.349 suara. 4. Yansen Akun E, Dapil Kalimantan Barat 2, nomor urut 1: 9.441 suara. PDI Perjuangan 5. Asep Ajidin, Dapil Sumatra Barat 2, nomor urut 4: 2.927 suara. 6. Mochtar Mohamad, Dapil Jawa Barat 5, nomor urut 5: 5.356 suara. 7. Rokhmin Dahuri, Dapil Jawa Barat 8, nomor urut 1: 48.400 suara. Partai Golkar 8. Teuku Muhammad Nurlif, Dapil Aceh 1, nomor urut 1: 19.930 suara. 9. Syahrasaddin, Dapil Jambi, nomor urut 6: 1.615 suara. 10. Wendy Melfa, Dapil Lampung 1, nomor urut 5: 9.842 suara. 11. Iqbal Wibisono, Dapil Jawa Tengah 1, nomor urut 2: 7.664 suara. 12. Nurdin Halid, Dapil Sulawesi Selatan 2, nomor urut 1: 43.068 suara. 13. Bernard Sagrim, Dapil Papua Barat Daya, nomor urut 2: 6.319 suara. Partai Nasdem 14. Abdillah, Dapil Sumatra Utara 1, nomor urut 5: 2,340 suara. 15. Eep Hidayat, Dapil Jawa Barat 9, nomor urut 1: 10.083 suara. 16. Dikdik Darmika, Dapil Jawa Barat 11, nomor urut 9: 543 suara. 17. Sani Ariyanto, Dapil Jawa Tengah 8, nomor urut 4: 1,453 suara. 18. Rahudman Harahap, Dapil Sumatra Utara 1, nomor urut 4: 1,883 suara. Partai Hanura 19. Sandi Suwardi Hasan, Dapil Jawa Timur 4, nomor urut 1: 1.030 suara. 20. Wa Ode Nurhayati, Dapil Sulawesi Tenggara, nomor urut 1: 5.262 suara. Partai Demokrat 21. Evy Susanti, Dapil Jawa Barat 3, nomor urut 5: 953 suara. 22. Lukas Uwuratuw, Dapil Maluku, nomor urut 4: 2.344 suara. 23. Thaib Armaiyn, Dapil Maluku Utara, nomor urut 1: 9.858 suara. Partai Perindo 24. Hendra Karianga, Dapil Maluku Utara, nomor urut 1: 5.365 suara. 25. Soleman Sikirit, Dapil Papua Barat, nomor urut 1: 171 suara. PPP 26. Madini Farouq, Dapil Jawa Timur 4, nomor urut 3: 2.931 suara.
Editor: Banu Adikara
Tag: #intip #perolehan #suara #caleg #napi #korupsi #dari #susno #duadji #hingga #nurdin #halid