Spesifikasi dan Fakta Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama RI Hibah Italia
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali diundang oleh Angkatan Laut Italia guna melaksanakan kunjungan di atas Kapal Induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi yang sedang melaksanakan latihan pada Mei 2024.(tnial.mil.id)
08:10
14 Februari 2026

Spesifikasi dan Fakta Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama RI Hibah Italia

Giuseppe Garibaldi, demikian nama kapal induk yang diperkirakan akan tiba di Indonesia dan menjadi milik TNI Angkatan Laut pada Oktober 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, kapal induk bernuansa Italia tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Italia.

Meski berstatus hibah, kapal tersebut tetap memerlukan anggaran. Rico menjelaskan, dana disiapkan untuk kebutuhan penyesuaian atau retrofit agar sesuai dengan kebutuhan operasional TNI AL.

Baca juga: Kemhan RI: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia

Penyesuaian ini dinilai penting agar peruntukan kapal tidak berlawanan dengan kebutuhan operasional di Indonesia.

“Retrofit (penyesuaian) dilaksanakan setelah administrasi hibah lengkap sesuai ketentuan,” kata Rico saat dikonfirmasi, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Kemenhan Respons Rencana TNI AL Jajaki Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Berikut sejumlah fakta terkait Giuseppe Garibaldi yang akan memperkuat armada laut Indonesia.

Sistem Persenjataan dan Pertahanan

Kapal induk ini memiliki keterkaitan dengan dua kapal baru TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Ketiganya diproduksi oleh perusahaan galangan kapal asal Italia, Fincantieri.

Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam berkat sistem mesin penggeraknya.

Sebagai kapal induk, kapal ini dilengkapi sejumlah sistem persenjataan dan pertahanan, antara lain peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow/Selenia Aspide, meriam kembar Oto Melara 40L70 DARDO, tabung torpedo rangkap tiga 324 mm, serta rudal antikapal Otomat Mk 2 SSM.

Kapal ini tergolong berusia tua karena diluncurkan pada 1983 atau sekitar 42 tahun lalu.

Diambil dari Nama Patriot Italia

Nama Giuseppe Garibaldi diambil dari seorang tokoh militer Italia abad ke-19.

Mengutip Britannica, Garibaldi dikenal sebagai sosok yang berperan dalam proses penyatuan Italia di bawah Kerajaan Savoy.

Ia juga pernah memiliki sertifikat master sebagai kapten kapal dagang dan sempat dianggap sebagai pemberontak dalam peristiwa revolusi di Piedmont.

Ditargetkan Tiba Sebelum HUT TNI

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan, kapal induk pertama milik Indonesia buatan Italia itu ditargetkan tiba sebelum peringatan HUT TNI pada 5 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, hingga kini Kementerian Pertahanan masih melakukan negosiasi dengan galangan kapal Italia, Fincantieri, yang memproduksi kapal tersebut.

Proses negosiasi juga melibatkan Angkatan Laut Italia sebagai pengguna sebelumnya.

Digunakan untuk OMSP

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tunggul mengatakan, kapal induk Giuseppe Garibaldi akan digunakan untuk misi operasi militer selain perang (OMSP).

OMSP mencakup misi kemanusiaan yang kerap dilakukan TNI dalam situasi darurat, seperti membantu proses evakuasi saat bencana alam maupun kecelakaan berskala besar.

Selain itu, pengiriman prajurit perdamaian ke wilayah konflik juga termasuk dalam kategori OMSP.

Menurut Tunggul, kapal tersebut dinilai cocok untuk OMSP karena memiliki daya jelajah tinggi serta mampu mengangkut logistik dalam jumlah besar, didukung berbagai fasilitas yang memadai.

Tag:  #spesifikasi #fakta #giuseppe #garibaldi #kapal #induk #pertama #hibah #italia

KOMENTAR