Golkar Buka Peluang Koalisi Permanen Lampaui 2029
- Partai Golkar membuka peluang koalisi permanen pada masa pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto tidak hanya berlaku hingga 2029.
Durasi kerja sama politik tersebut masih akan dibicarakan bersama partai-partai di koalisi.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji mengatakan, Golkar siap mendorong pembentukan koalisi permanen sebagai bentuk penguatan dukungan terhadap pemerintah.
“Koalisi permanen bisa kita bicarakan jangka waktunya. Nanti kalau sudah sepakat tentang koalisi permanen, jangka waktunya bisa kita bicarakan, apakah lima tahun penuh ini atau berdimensi jangka panjang. Nah, itulah perlunya pembicaraan yang intensif,” ujar Sarmuji di sela-sela perayaan HUT Fraksi Golkar, Jumat (13/2/2026).
Baca juga: Golkar: Koalisi Permanen Bisa Terjadi
Menurut dia, koalisi yang kuat dibutuhkan untuk menjaga kesinambungan dukungan terhadap kebijakan pemerintah, termasuk ketika menghadapi keputusan yang tidak populer.
“Sebagai sebuah rentetan waktu jalan politik mulai sekarang sampai 2029 dan seterusnya itu pasti tidak mulus. Pasti ada kebijakan-kebijakan yang harus diambil yang kadang-kadang seperti sebuah dilema,” kata Ketua Fraksi Golkar DPR RI itu.
Baca juga: Golkar Klaim Sudah Bahas Koalisi Permanen dengan Parpol Lain, Optimistis Terwujud
Sarmuji menuturkan, komunikasi terkait koalisi permanen sudah dilakukan, antara lain dengan Partai Gerindra.
Selain itu, ada partai lain yang mulai menunjukkan sinyal persetujuan, meski dia enggan membeberkan identitasnya.
“Kepada Gerindra sudah pasti kita pernah bicarakan tentang pentingnya koalisi permanen. Ada beberapa partai lain yang sebenarnya mulai menunjukkan tanda-tanda setuju,” kata dia.
Sarmuji menekankan, usulan koalisi permanen ini disampaikan karena Golkar menginginkan pola kerja sama politik yang tidak bersifat “on-off”, melainkan koalisi yang tetap solid dalam berbagai situasi.
“Koalisi yang berada dalam suka dan duka, dalam kebijakan yang populer maupun yang tidak populer,” pungkasnya.
Usulan pembentukan koalisi permanen
Sebelumnya, usulan pembentukan koalisi permanen merupakan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar tahun 2025 yang digelar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/2025).
Melalui Rapimnas tersebut, Golkar mendorong transformasi kerja sama politik dari sekadar koalisi elektoral yang bersifat taktis menjadi koalisi permanen yang ideologis dan strategis, berbasis kesamaan platform serta agenda kebijakan.
Golkar menilai, koalisi permanen tidak hanya ditujukan untuk memenangkan pemilihan presiden, tetapi juga untuk dilembagakan sebagai kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan pemerintahan.
Tag: #golkar #buka #peluang #koalisi #permanen #lampaui #2029