Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memastikan Masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah bisa digunakan untuk salat tarawih pada awal Ramadan 1447 H/ 2026 M. (Foto dok.Kemenag)
11:32
12 Februari 2026

Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru

Baca 10 detik
  • Wakil Menteri Agama memastikan Masjid IKN siap digunakan untuk salat tarawih pada awal Ramadan 1447 H/2026 M.
  • Masjid IKN tahap pertama dirancang menampung 29.000 jemaah, dilengkapi plaza dan area komersial.
  • Menteri Agama direncanakan salat tarawih dan memberi tausiyah di Masjid IKN pada 2 Ramadan mendatang.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memastikan Masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah bisa digunakan untuk salat tarawih pada awal Ramadan 1447 H/ 2026 M.

Ia sendiri telah menggunakan masjid tersebut saat lakukan peninjauan langsung ke lapangan, sembari menjadi imam salat subuh.

"Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan masjid, khususnya menjelang rencana pelaksanaan salat tarawih pada awal Ramadan di kawasan IKN," ujar Syafi’i dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Ia mengungkapkan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan akan ikut salat tarawih dan menyampaikan tausiyah di Masjid IKN pada 2 Ramadan 1447 Hijriah. Oleh sebab itu kesiapan fasilitas masjid terus dimatangkan.

Setelah meninjau langsung, Wamenag yakin kalau masjid sudah bisa digunakan untuk Ramadan.

"Kami juga melihat progres pemasangan karpet dan penyiapan ruang-ruang yang diperlukan yang saat ini sedang dalam proses. Dengan demikian, dapat kami sampaikan bahwa harapan ini pada prinsipnya sudah terpenuhi," kata dia.

Balai Penatan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Timur Kementerian Pembangunan Umum, Efry Biaktama Meliala menambahkan, masjid IKN dirancang memiliki kapasitas sekitar 29.000 jemaah pada tahap pertama.

Pada tahap pengembangan berikutnya, kapasitas ditargetkan meningkat hingga sekitar 60.000 jemaah.

"Di kawasan masjid, terdapat bangunan utama untuk area salat, plaza, minaret, area penunjang, serta area komersial yang akan digunakan sebagai Plaza Ramadan. Berdasarkan koordinasi dengan Otorita IKN, akan tersedia sekitar 100 tenant, dengan 20 tenant berada di area ini," ujar Efry.

Bangunan masjid terdiri atas empat lantai dengan berbagai fasilitas, termasuk ruang salat, ruang pertemuan, ruang VIP, area edukasi, serta fasilitas ramah disabilitas seperti lift, ramp, dan tangga. Desain masjid mengadopsi konsep sorban tergulung yang berputar searah jarum tawaf saat ibadah haji.

Selain Wamenag, peninjauan masjid IKN itu juga turut dihadiri Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi Kemenag Adiyarto Sumardjono, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur Abdul Kholiq, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Balikpapan Masrivani.

Editor: Dwi Bowo Raharjo

Tag:  #kabar #gembira #ramadan #2026 #warga #sudah #bisa #salat #tarawih #masjid #baru

KOMENTAR