Uni Eropa Paksa Iran Buka Selat Hormuz, Siapkan Sanksi Baru
- Dewan Uni Eropa menyampaikan akan memperluas cakupan kerangka sanksi terhadap Iran, Jumat (22/5/2026).
Itu mencakup individu dan entitas yang terlibat dalam tindakan yang mengancam kebebasan navigasi di Timur Tengah, khususnya di Selat Hormuz.
Kerangka hukum yang baru memungkinkan Uni Eropa untuk memberlakukan tindakan pembatasan terhadap pihak yang terkait dengan tindakan Iran dalam "menghambat lalu lintas transit yang sah dan kebebasan navigasi."
Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan politik yang dicapai oleh para menteri luar negeri Uni Eropa selama pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri pada 21 April 2026.
Baca juga: UEA Sebut Peluang AS dan Iran untuk Sepakat soal Selat Hormuz 50:50
Menurut mereka tindakan Iran terhadap kapal-kapal yang melintas melalui Selat Hormuz "bertentangan dengan hukum internasional dan melanggar hak-hak yang telah ditetapkan baik untuk transit maupun pelayaran damai melalui selat internasional."
Dalam kerangka kerja yang diperluas, Uni Eropa akan dapat memberlakukan larangan perjalanan dan pembekuan aset terhadap individu dan entitas yang terdaftar.
Mereka yang dikenai sanksi akan dilarang untuk memasuki atau transit melalui wilayah Uni Eropa.
Sementara itu, warga negara dan perusahaan Uni Eropa juga akan dilarang memberikan dana atau sumber daya ekonomi kepada mereka.
Baca juga: Kontra dengan Trump, Perancis Tolak NATO Ikut Amankan Selat Hormuz
Kerangka sanksi telah ada sejak 2023
Ilustrasi senjata militer Iran - Pasukan Iran menembakkan rudal dalam latihan militer di Pantai Makran, Teluk Oman, dekat Selat Hormuz, 31 Desember 2022. Selat Hormuz kini menjadi titik konflik terbaru antara Iran dan Amerika Serikat.
Kerangka sanksi awalnya ditetapkan pada Juli 2023 sebagai tanggapan atas dukungan militer Iran terhadap perang Rusia melawan Ukraina.
Kemudian, pada Mei 2024, cakupannya diperluas untuk membahas dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok bersenjata di Timur Tengah dan wilayah Laut Merah.
Termasuk dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal Teheran terhadap Israel pada April 2024.
Baca juga: Hemat Amunisi untuk Perang Lawan Iran, AS Tunda Jual Senjata ke Taiwan
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional atas keamanan maritim di Selat Hormuz, yang merupakan jalur pengiriman minyak global yang penting.
Dalam kesimpulan yang diadopsi pada tanggal 19 Maret, Dewan Eropa menyerukan implementasi penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817 dan menekankan perlunya memastikan keamanan maritim dan kebebasan navigasi.
Dewan tersebut juga mengutuk “segala tindakan yang mengancam navigasi atau mencegah kapal memasuki dan keluar dari Selat Hormuz.”
Tag: #eropa #paksa #iran #buka #selat #hormuz #siapkan #sanksi #baru