Situasi Genting, Trump Siapkan Rencana Serang Iran Lagi
Helikopter Apache AH-64 terbang saat berpatroli di Selat Hormuz pada 17 April 2026, di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel, yang berujung blokade jalur air strategis tersebut.(US CENTRAL COMMAND (CENTCOM) via AFP)
08:54
23 Mei 2026

Situasi Genting, Trump Siapkan Rencana Serang Iran Lagi

– Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk meluncurkan serangan militer baru terhadap Iran. 

Kabar ini mencuat menyusul keputusan mendadak Presiden AS Donald Trump yang membatalkan seluruh agenda akhir pekannya demi tetap berada di Gedung Putih.

Laporan tersebut pertama kali dirilis oleh media AS, CBS dan Axios, pada Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Ada Negosiasi Mendadak dengan Iran, Trump Batal Hadiri Pernikahan Putranya

Dalam laporannya, kedua media itu menyebut adanya situasi darurat yang sedang terjadi di Washington.

Sebelum laporan spekulasi serangan militer ini beredar, Trump mengumumkan perubahan mendadak pada rencana akhir pekannya. 

Trump batal menghadiri acara pernikahan putranya, Donald Trump Jr, sekaligus membatalkan rencana perjalanan ke resor golf miliknya di New Jersey.

Trump menegaskan, dia harus tetap berada di ibu kota karena alasan negara, sebagaimana dilansir AFP.

Baca juga: Kerbau Pirang Bernama Donald Trump Akan Disembelih Saat Idul Adha

"Karena situasi yang berkaitan dengan pemerintahan dan rasa cinta saya kepada AS," ujar Trump mengenai pembatalan tersebut.

"Penting bagi saya untuk tetap berada di Washington DC, di Gedung Putih selama periode waktu yang penting ini," tambah Trump.

Sinyal ketegangan juga terlihat saat Trump kembali dari kunjungan kerja di negara bagian New York pada hari Jumat. 

Tidak seperti biasanya, Trump menolak melakukan sesi tanya jawab dan mengabaikan pertanyaan dari para wartawan yang ikut dalam perjalanannya.

Baca juga: Konsulat AS Baru Diresmikan, Warga Greenland Langsung Demo Donald Trump

Frustrasi jalur diplomasi

Menurut laporan Axios yang mengutip dua sumber anonim, Trump disebut kian frustrasi dengan perkembangan negosiasi dengan Iran selama beberapa hari terakhir. 

Sikap Trump dilaporkan mengalami pergeseran emosional sepanjang pekan ini.

Semula dia mendukung jalur diplomasi. Namun kini berubah menjadi condong untuk memerintahkan serangan militer.

Kendati demikian, baik Axios maupun CBS menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final yang diambil terkait peluncuran serangan militer baru tersebut.

Baca juga: Kontra dengan Trump, Perancis Tolak NATO Ikut Amankan Selat Hormuz

Di internal militer sendiri, ketegangan dilaporkan meningkat. 

Sumber internal yang dikutip CBS menyebutkan bahwa sejumlah anggota militer dan aparatur intelijen AS kini mulai membatalkan rencana libur akhir pekan mereka.

Langkah itu diambil guna mengantisipasi kemungkinan adanya perintah serangan sewaktu-waktu.

Baca juga: Sempat Khawatir dengan AS, Kini Polandia Ucapkan Terima Kasih ke Trump

Upaya mediasi Pakistan 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri kelulusan angkatan United States Guard Academy's 2026 di New London, Negara Bagian Connecticut, 20 Mei 2026.AFP/KENT NISHIMURA Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri kelulusan angkatan United States Guard Academy's 2026 di New London, Negara Bagian Connecticut, 20 Mei 2026.

Di tengah situasi yang memanas, upaya diplomasi di balik layar sebenarnya masih diupayakan. 

Pakistan, yang bertindak sebagai mediator antara AS dan Iran, dilaporkan telah mengirimkan kepala militernya ke Teheran. 

Langkah ini diambil sebagai upaya terakhir untuk mengunci kesepakatan damai di antara kedua belah pihak.

Sementara itu, pihak Gedung Putih memilih untuk bungkam dan menolak memberikan komentar resmi saat dikonfirmasi oleh kantor berita AFP mengenai laporan rencana serangan ini.

Baca juga: Xi Jinping Mau Dekatkan Trump dan Kim Jong Un, Bakal Sambangi Korut Pekan Depan

Tag:  #situasi #genting #trump #siapkan #rencana #serang #iran #lagi

KOMENTAR