AS Pertimbangkan Perang Lagi, Wilayah Udara Iran Tiba-tiba Kosong
Tangkapan layar dari situs pelacak penerbangan FlightRadar24 yang menunjukkan wilayah udara Iran kosong dan dihindari oleh penerbangan sipil pada Sabtu (23/5/2026). (FLIGHTRADAR24)
10:36
23 Mei 2026

AS Pertimbangkan Perang Lagi, Wilayah Udara Iran Tiba-tiba Kosong

- Wilayah udara Iran terpantau dihindari oleh penerbangan sipil pada Sabtu (23/5/2026). Menurut pantauan dari situs web FlightRadar24, ruang udara Iran tampak kosong pada Sabtu.

Dilansir dari Kenya Times, Iran menutup sebagian wilayah udaranya.

Langkah tersebut diambil setelag muncul laporan bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan potensi serangan militer sambil tetap melakukan komunikasi diplomatik dengan Teheran.

Baca juga: Situasi Genting, Trump Siapkan Rencana Serang Iran Lagi

Menurut Notice to Air Missions (NOTAM), semua bandara di bagian barat Wilayah Informasi Penerbangan Teheran ditutup untuk operasional.

Pembatasan ini berlaku mulai Jumat (22/5/2026) pukul 20.46 hingga Senin (25/5/2026) pukul 08:30.

Aturan tersebut berlaku secara luas untuk aktivitas penerbangan sipil.

Pengecualian diterapkan untuk bandara yang ditunjuk yang diizinkan beroperasi antara matahari terbit dan matahari terbenam dengan kondisi yang ketat.

Menurut NOTAM tersebut, semua izin operator sebelumnya telah ditangguhkan.

Persetujuan baru harus diperoleh dari Otoritas Penerbangan Sipil Iran untuk operasi penumpang di bandara yang terkena dampak.

Baca juga: Bos Intelijen AS Mundur, Sempat Tentang Perang Iran

Ancaman serangan AS

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah AS dilaporkan memtimbangkan untuk meluncurkan serangan militer baru terhadap Iran. 

Kabar ini mencuat menyusul keputusan mendadak Presiden AS Donald Trump yang membatalkan seluruh agenda akhir pekannya demi tetap berada di Gedung Putih.

Laporan tersebut pertama kali dirilis oleh media AS, CBS dan Axios, pada Jumat (22/5/2026).

Dalam laporannya, kedua media itu menyebut adanya situasi darurat yang sedang terjadi di Washington.

Sebelum laporan spekulasi serangan militer ini beredar, Trump mengumumkan perubahan mendadak pada rencana akhir pekannya. 

Baca juga: Delegasi Qatar Diam-diam ke Teheran, Turun Tangan Perundingan Iran-AS

Trump batal menghadiri acara pernikahan putranya, Donald Trump Jr, sekaligus membatalkan rencana perjalanan ke resor golf miliknya di New Jersey.

Trump menegaskan, dia harus tetap berada di ibu kota karena alasan negara, sebagaimana dilansir AFP.

"Karena situasi yang berkaitan dengan pemerintahan dan rasa cinta saya kepada AS," ujar Trump mengenai pembatalan tersebut.

"Penting bagi saya untuk tetap berada di Washington DC, di Gedung Putih selama periode waktu yang penting ini," tambah Trump.

Sinyal ketegangan juga terlihat saat Trump kembali dari kunjungan kerja di negara bagian New York pada Jumat. 

Tidak seperti biasanya, Trump menolak melakukan sesi tanya jawab dan mengabaikan pertanyaan dari para wartawan yang ikut dalam perjalanannya.

Baca juga: Ada Negosiasi Mendadak dengan Iran, Trump Batal Hadiri Pernikahan Putranya

Frustrasi jalur diplomasi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri acara kesehatan di South Court Auditorium, Gedung Putih, Washington DC, 18 Mei 2026.AFP/KENT NISHIMURA Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri acara kesehatan di South Court Auditorium, Gedung Putih, Washington DC, 18 Mei 2026.

Menurut laporan Axios yang mengutip dua sumber anonim, Trump disebut kian frustrasi dengan perkembangan negosiasi dengan Iran selama beberapa hari terakhir. 

Sikap Trump dilaporkan mengalami pergeseran emosional sepanjang pekan ini.

Semula dia mendukung jalur diplomasi. Namun kini berubah menjadi condong untuk memerintahkan serangan militer.

Kendati demikian, baik Axios maupun CBS menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final yang diambil terkait peluncuran serangan militer baru tersebut.

Di internal militer sendiri, ketegangan dilaporkan meningkat. 

Sumber internal yang dikutip CBS menyebutkan bahwa sejumlah anggota militer dan aparatur intelijen AS kini mulai membatalkan rencana libur akhir pekan mereka.

Langkah itu diambil guna mengantisipasi kemungkinan adanya perintah serangan sewaktu-waktu.

Baca juga: Tolak Menyerah, Iran Tegaskan Tak Butuh Konsesi AS untuk Akhiri Perang

Tag:  #pertimbangkan #perang #lagi #wilayah #udara #iran #tiba #tiba #kosong

KOMENTAR