PPATK: Judi Masih Dominasi Laporan Transaksi Mencurigakan 2025
Ilustrasi judi kasino. Distorsi kognitif sering kali terjadi pada orang-orang yang kehilangan banyak uang atau aset lain karena kecanduan judi.(SHUTTERSTOCK)
18:38
29 Januari 2026

PPATK: Judi Masih Dominasi Laporan Transaksi Mencurigakan 2025

- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat indikasi tindak pidana asal (TPA) perjudian masih mendominasi laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) sepanjang 2025.

Berdasarkan Catatan Capaian Strategis PPATK Tahun 2025 yang dikutip dari situs resmi PPATK, dari total 183.281 LTKM yang diterima sepanjang tahun lalu, sebanyak 47,49 persen di antaranya terkait dengan indikasi perjudian.

"Berdasarkan data LTKM yang diterima tahun 2025, indikasi tindak pidana asal (TPA) perjudian masih mendominasi sebesar 47,49 persen dari laporan yang diterima," tulis catatan capaian strategis PPATK 2025, dikutip pada Kamis (29/1/2026).

Baca juga: PPATK Temukan Rekening Karyawan Rp 12,49 Triliun, Diduga Berisi Duit Ilegal

Selain perjudian, indikasi tindak pidana asal lain yang banyak muncul dalam LTKM adalah penipuan sebesar 18,71 persen, disusul tindak pidana korupsi sebesar 5,73 persen, serta berbagai tindak pidana lainnya.

Secara keseluruhan, sepanjang 2025 PPATK menerima 43.723.386 laporan dari berbagai jenis pelaporan.

Baca juga: Usut Kasus Dana Syariah Indonesia, Polri Gandeng Kejagung hingga PPATK

Jumlah tersebut terdiri atas 3.557.473 Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT), yang menurun 3,6 persen secara tahunan (year on year/YoY), serta 39.835.917 Laporan Transfer Dana dari dan ke Luar Negeri (LTKL) yang meningkat signifikan sebesar 25,7 persen YoY.

Laporan mencurigkan naik 2,7 persen ketimbang 2024

PPATK juga menerima 183.281 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) yang naik 2,7 persen YoY.

Selain itu, terdapat 125.093 Laporan Transaksi Penyedia Barang dan Jasa (LT PBJ), turun 4,6 persen YoY, serta 7.418 Laporan Pembawaan Uang Tunai (LPUT) yang menurun 15,7 persen YoY.

Sementara itu, jumlah Laporan Penundaan Transaksi (LPT) tercatat melonjak tajam.

Sepanjang 2025, PPATK menerima 14.204 LPT atau meningkat 484,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tag:  #ppatk #judi #masih #dominasi #laporan #transaksi #mencurigakan #2025

KOMENTAR