Alasan Bahlil Pilih Sari Yuliati Gantikan Adies Kadir di DPR
- Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasannya menunjuk Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR RI sisa masa jabatan 2024–2029 pengganti Adies Kadir.
"Kita tidak tanggung-tanggung menempatkan bukan lagi pimpinan komisi, tapi langsung pimpinan DPR. Dan saya pikir perempuan punya hak dong, masa laki-laki aja. Kalau ini saya bela perempuan," kata Bahlil di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Baca juga: Jadi Wakil Ketua DPR, Sari Yuliati Punya Harta Rp 55,6 Miliar
Bahlil mengungkapkan, penunjukan Sari Yuliati selaras dengan nilai Partai Golkar.
Ia membebaskan partai yang dipimpinnya adalah partai yang inklusif dan semua rakyat.
Partainya pun kerap berbicara terkait kesetaraan gender dan emansipasi wanita.
"Dan karena itu setiap kader memiliki hak yang sama. Kita selama ini bicara gender, bicara tentang emansipasi selalu menjadi tema-tema," beber dia.
Baca juga: Profil Sari Yuliati, Politikus Golkar yang Gantikan Adies Kadir jadi Wakil Ketua DPR
Di sisi lain, Parlemen juga harus diisi perempuan secara proporsional sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Bahkan beberapa waktu lalu MK memutuskan agar proporsional 30 persen perempuan harus menduduki di jabatan-jabatan di Alat Kelengkapan Dewan. Bagi Golkar itu sesuatu hal yang baik," tandas Bahlil.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Sari Yuliati gantikan Adies Kadir yang melangkah ke MK
Sebelumnya diberitakan, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Sari Yuliati, resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI sisa masa jabatan 2024–2029.
Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026), dan disetujui secara aklamasi oleh semua anggota dewan yang hadir.
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, yang memimpin rapat paripurna, menyampaikan bahwa pimpinan DPR telah menerima surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait usulan pergantian pimpinan DPR dari Fraksi Golkar.
“Selanjutnya, surat dari DPP Partai Golkar dimaksud juga menyampaikan usulan penggantian Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, dari Saudara Profesor Doktor Insinyur Haji Adies Kadir, S.H., M.H., kepada Saudari Insinyur Hajah Sari Yuliati, nomor anggota A-341,” ujar Saan dalam rapat paripurna tersebut.
Dalam rapat paripurna yang sama, DPR RI juga secara resmi menetapkan Adies Kadir sebagai calon hakim konstitusi usulan lembaga DPR RI.
Saan menyampaikan bahwa rapat paripurna menyetujui laporan Komisi III DPR RI terkait penggantian calon hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK). Penetapan itu sekaligus mencabut pencalonan Inosentius Samsul sebagai calon hakim konstitusi usulan DPR RI yang sebelumnya disetujui pada Agustus 2025.
Tag: #alasan #bahlil #pilih #sari #yuliati #gantikan #adies #kadir