Fakta-fakta OTT KPK Wali Kota Madiun Maidi: Sita Uang Ratusan Juta hingga Minta Didoakan
Wali Kota Madiun Maidi setibanya di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring OTT, Jakarta, Senin (19/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
08:16
20 Januari 2026

Fakta-fakta OTT KPK Wali Kota Madiun Maidi: Sita Uang Ratusan Juta hingga Minta Didoakan

- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun, Jawa Timur, pada Senin (19/1). Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK mengamankan Wali Kota Madiun Maidi bersama belasan orang lainnya.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan yang dilakukan di wilayah Jawa Timur. Selain Wali Kota Madiun, tim penindakan turut mengamankan Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah.

"Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur," kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (19/1).

Mereka yang diamankan saat ini tengah dalam pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Maidi bersama pihak-pihak yang diamankan telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 22.30 WIB.

KPK memiliki waktu 1x24 jam dalam menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah akan membeberkan konstruksi perkara serta identitas lengkap dari pihak-pihak yang terlibat.

Wali Kota Madiun Maidi melontarkan pernyataan singkat saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin malam. Ia menegaskan, dirinya selama ini telah bekerja keras membangun Kota Madiun.

"Saya tidak pernah lelah untuk membangun Kota Madiun" tegas Maidi.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa dalam kepemimpinannya masih terdapat kekurangan. Maidi lantas meminta doa setelah dirinya terjaring OTT KPK.

"Kalau ada kekurangan, doakan saja," pungkasnya.

 

Editor: Dony Lesmana Eko Putra

Tag:  #fakta #fakta #wali #kota #madiun #maidi #sita #uang #ratusan #juta #hingga #minta #didoakan

KOMENTAR