Massa Sempat Ricuh, Perwakilan Ditemui di Kantor Bawaslu
Ilustrasi Bawaslu. Antara
18:08
19 Februari 2024

Massa Sempat Ricuh, Perwakilan Ditemui di Kantor Bawaslu

- Massa aksi yang berdemonstrasi menuntut Pemilu jujur dan adil diterima Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal itu usai massa sempat terlibat kericuhan dengan massa lainnya yang kontra dengan aksi yang membawa narasi kecurangan Pemilu tersebut. 

Koordinator aksi dari Gerakan Keadilan Rakyat yang kontra, Ronal Mulia Ramos mengaku bahwa pihaknya berdemonstrasi untuk menyampaikan aspirasi adanya kecurangan dalam Pemilu.    "Bawaslu harus bisa menjadi wasitnya pertandingan dalam tanda kutip. Bawaslu harus bisa gagah, itu kalau huruf B nya hilang jadi Awaslu. Jadi Bawaslu harus bisa gagah, tidak peduli anak pejabat, tidak peduli anak presiden, tidak peduli anak jenderal, kalau terjadi pelanggaran terhadap pemilu tindak dong. Jika perlu didiskualifikasi jika perlu didiskualifikasi," ujarnya kepada wartawan, Senin (19/2).  

  "Tadi kita sudah ke dalam dan diterima oleh Bawaslu. Jadi mereka menerima apa yang menjadi aspirasi kita," sambung Ronal.   Namun begitu, ia menyebut bahwa memang anggota Bawaslu yang di dalam tidak dapat keluar menemui massa aksi. Pasalnya, ada blokade yang ditempatkan agar massa tak dapat menggeruduk begitu saja ke kawasan Bawaslu.    "Jadi Bawaslu sebenarnya harus keluar menyatakan sedikit saja bahwa Bawaslu sudah bekerja," ucapnya.    "Kita akan dukung, masyarakat akan dukung kok. Jadi maunya kita Bawaslu gagah, tidak peduli mau itu anak pejabat, anak jenderal, maupun anak presiden sekalipun, bila menemukan pelanggaran tindak tegas," tandas Ronal.  

Editor: Nurul Adriyana Salbiah

Tag:  #massa #sempat #ricuh #perwakilan #ditemui #kantor #bawaslu

KOMENTAR