Jelang Ramadhan, Pemerintah Kebut Perbaikan Masjid di Daerah Terdampak Bencana Sumatera
- Pemerintah akan mengebut perbaikan rumah ibadah masjid dan musala terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Perbaikan tersebut menjadi salah satu perhatian, karena dalam sekitar 35 hari lagi akan memasuki bulan Ramadhan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan, pemulihan ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan baik.
"Sektor keagamaan. Ini menjadi penting sekali karena sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan. Percepatan infrastruktur di masjid-masjid yang rusak ya, musala dan lain-lain. Kemudian bantuan untuk perlengkapan ibadah," ujar Pratikno dalam rapat koordinasi Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Ia mencontohkan Aceh yang memiliki tradisi yang kuat pada Ramadhan dan jelang Idul Fitri atau Lebaran.
"Jadi itu juga sudah kita bicarakan bagaimana dukungan untuk masyarakat terdampak, terutama di Aceh yang punya tradisi kuat," ujar Pratikno.
Selain rumah ibadah, pemerintah juga mempercepat penetapan area yang akan menjadi lokasi pembangunan sekolah-sekolah yang rusak.
"Pembangunan gedung pendidikan ini penting sekali memenuhi standar struktur tahan gempa dan banjir dan menghindari lokasi rawan bencana," ujar Pratikno.
Estimasi Rp 51,8 Triliun untuk Perbaikan Infrastruktur
Dalam forum yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengestimasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur dasar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebesar Rp 51,8 triliun.
AHY menjelaskan, estimasi tersebut disampaikan berdasarkan laporan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Sedangkan untuk alokasi atau estimasi dari anggaran yang dibutuhkan untuk infrastruktur dasar berdasarkan laporan Menteri PU sekitar Rp 51,8 triliun," ujar AHY, Kamis.
Terpisah dari anggaran tersebut, pemerintah juga memperkirakan kebutuhan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan rumah warga terdampak bencana yang mencapai sekitar Rp 8,2 triliun.
Anggaran tersebut akan digunakan memperbaiki 238.783 rumah terdampak bencana di di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Aceh sendiri menjadi provinsi dengan jumlah kerusakan rumah terbanyak dengan 208.693 unit, disusul Sumatera Utara 24.294 unit, dan Sumatera Barat 5.796 unit.
"Tentunya kita bisa mengkalkulasi paling tidak ini estimasi biaya pembangunan atau perbaikan rumah-rumah warga tersebut kurang lebih sekitar tercatat di sini Rp 8,2 triliun," ujar AHY.
Tag: #jelang #ramadhan #pemerintah #kebut #perbaikan #masjid #daerah #terdampak #bencana #sumatera