Pakai Noken, Gibran Cek Sekolah Rakyat di Biak Numfor Papua
- Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka meninjau sekolah rakyat yang ada di Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2025).
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Gibran mengecek Sekolah Rakyaat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor, Papua, usai mendarat di Bandara Frans Kaisiepo.
Ia berkeliling sekolah sambil mengenakan noken, tas tradisional Papua berbahan serat kayu.
Selama menininjau sekolah rakyat, Gibran mendapat keterangan dari para guru soal kondisi SRMA 41 Biak Numfor.
Gibran juga berkeliling ruangan dan fasilitas sekolah di antaranya laboratorium komputer, ruang makan, ruang kelas, serta asrama.
Di ruangan makan, Gibran menyaksikan para siswa dan siswi menyantap makan siang.
Saat menengok ruang kamar atau asrama siswa, Gibran memuji kondisinya karena diisi empat siswa dan memiliki kamar mandi di dalam.
Adapun SRMA 41 Biak Numfor memiliki 100 siswa dan 26 kamar. Dalam setiap ruang kelas memiliki satu smartboard.
"Kamarnya bagus ya, satu kamar empat orang," ucap Gibran.
Selepas berkeliling sekolah, Gibran pun berfoto dengan para siswa dan berbincang singkat.
"Pada betah di sini kan?" tanya Gibran kepada para murid.
"Betah," jawab para murid.
Ia kemudian mengatakan, SRMA 41 sudah cukup lengkap, hanya saja masih kekurangan guru.
"Yang kurang cuma guru aja ya," kata Gibran.
Sebelum Gibran meninggalkan sekolah dan melanjutkan kegiatan, para siswa dan siswi menyanyikan lagu "Hidup Ini Adalah Kesempatan".
Kepala Sekolah Rakyat: Masih kekurangan guru
Terpisah, Kepala Sekolah SRMA 41 Biak Numfor, Samuel Franklyn Yawan mengatakan sekolah rakyat sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang kurang mampu.
"Kalau sekolah rakyat kami ya kurang lebih enam bulan. Kalau dari saya sekolah rakyat ini menurut saya ini jawaban Tuhan buat keluarga kurang mampu," ucap Samuel.
Untuk fasilitas di SRMA ini, menurutnya, sudah cukup lengkap.
Samuel pun memuji kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto karena berhasil membuat program yang membantu anak-anak sekolah.
"Karena selama ini orang tua menginginkan pendidikan yang seperti begini tapi hanya di Bapak Prabowo lah bisa ada program seperti ini. Kapan lagi," ucap Samuel.
"Makanya saya selalu sampaikan kepada anak anak. Kapan lagi kalian dapat kesempatan seperti begini," sambungnya.
Salah satu tantangan, Samuel mengungkap, SRMA 41 masih kekurangan guru.
"Tantangan masih kekurangan guru. Kurang lebih 10 orang," ungkapnya.
Tag: #pakai #noken #gibran #sekolah #rakyat #biak #numfor #papua