BGN Sebut 341 SPPG Jadi Dapur Darurat saat Bencana Melanda Sumatera
- Badan Gizi Nasional (BGN) mengalihkan 341 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi dapur darurat selama masa bencana banjir dan longsor yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada akhir tahun 2025 lalu.
"Saat bencana alam terjadi, sebanyak 341 dapur SPPG dialihkan menjadi dapur darurat. Dengan kesiapan sumber daya dan jaringan yang ada, SPPG memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat terdampak," kata Kepala BGN Dadan Hindayana melansir Antara, Selasa (6/1/2025).
Fleksibilitas BGN untuk membantu para korban bencana tersebut menunjukkan BGN tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi sehari-hari, tetapi juga tanggap terhadap kondisi darurat guna menjaga ketahanan masyarakat pada saat krisis.
Pada 31 Desember 2025 yang lalu, SPPG Mekar Ayu 2 di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, misalnya, menyalurkan 700 porsi MBG untuk mencukupi kebutuhan makan pengungsi di sekitar lokasi SPPG.
Kepala SPPG Mekar Ayu 2 Gianfranca Geraldo Hendri KR menyampaikan, pengalihan penyaluran MBG kepada pengungsi yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh itu dilakukan dengan menyesuaikan kondisi wilayah yang belum sepenuhnya pulih pascabencana.
“Awalnya, MBG didistribusikan kepada peserta didik, namun melihat kondisi saat ini, BGN mengarahkan penyaluran ke posko-posko pengungsian di Timang Gajah,” kata dia.
Berikutnya, dia menyampaikan bahwa jumlah porsi MBG yang disiapkan pada setiap harinya disesuaikan dengan kondisi akses jalan dan ketersediaan bahan pangan. Pada Selasa (30/12), SPPG Mekar Ayu 2 menyalurkan 700 porsi nasi dengan menu ikan tuna ke Posko Tunyang.
Tak hanya di Aceh, SPPG di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan berbagai provinsi lain yang terdampak bencana juga beralih menjadi dapur darurat yang siap melayani masyarakat agar tetap mendapatkan pemenuhan gizi sehari-hari.
Tag: #sebut #sppg #jadi #dapur #darurat #saat #bencana #melanda #sumatera