TNI AD Targetkan Bangun 200 Jembatan Baru di Sumatera hingga Februari 2026
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusat Perbekalan Angkatan Darat (Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
14:14
6 Januari 2026

TNI AD Targetkan Bangun 200 Jembatan Baru di Sumatera hingga Februari 2026

TNI Angkatan Darat menargetkan 200 jembatan di sejumlah titik lokasi terdampak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.

“Ya mudah-mudahan di tahun ini atau bulan Februari awal, 150-200 (jembatan dari) berbagai jenis, itu saya yakin bisa,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1/2026).

Jenis jembatan yang dibangun meliputi jembatan Bailey, jembatan aramco, dan jembatan gantung.

Sejauh ini, Maruli memastikan bahwa TNI Angkatan Darat telah merampungkan sejumlah jembatan.

“Kita sudah 14 bailey sudah jadi, aramco sudah ada 12 ya? 12. Jembatan gantung mulai ada 2 yang jadi dari 30 sekian yang kita kerjakan,” ucap dia.

Eks Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) tersebut mengatakan, jumlah ini akan terus bertambah hingga Februari 2026.

Berdasarkan data yang diterima Kompas.com, pembangunan jembatan mencakup 42 jembatan Bailey yang terdiri atas 14 unit telah selesai, 12 unit dalam tahap pemasangan, dan 16 unit masih dalam proses berjalan, dengan rincian pelaksana 25 unit oleh TNI AD, 12 unit oleh Kementerian PU, serta lima unit masih membutuhkan jembatan Bailey tambahan.

Selain itu, terdapat 51 jembatan aramco dengan 11 unit telah selesai, delapan unit dalam tahap pemasangan, dan 32 unit masih berjalan.

Jembatan gantung tercatat sebanyak 38 unit, dengan satu unit telah selesai, 27 unit dalam tahap pemasangan, dan 10 unit masih dalam tahap survei.

Tag:  #targetkan #bangun #jembatan #baru #sumatera #hingga #februari #2026

KOMENTAR