Fenomena Sinkhole di Kabupaten Lima Puluh Kota Gegerkan Warga, Peneliti BRIN Ingatkan Warga untuk Berhati-Hati
Warga sekitar mendekati sinkhole yang mendadak muncul di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar. (Padang Ekspres)
13:48
6 Januari 2026

Fenomena Sinkhole di Kabupaten Lima Puluh Kota Gegerkan Warga, Peneliti BRIN Ingatkan Warga untuk Berhati-Hati

Munculnya sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (4/1) membuat warga setempat geger. Meski sudah dipasangi garis polisi, tidak sedikit warga tetap mendekat. Peneliti Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan warga untuk berhati-hati.

Fenomena sinkhole di daerah dengan permukaan yang tersusun oleh formasi batuan kapur atau batu gamping memang wajar. Sebab, batuan jenis itu mudah tererosi oleh air. Menurut Peneliti BRIN Purna Sulastya Putra di daerah seperti Jorong Tepi, sangat dimungkinkan terdapat goa dan sungai bawah tanah. Sinkhole muncul karena atap atau dinding goa dan sungai bawah tanah tersebut hancur.

”Sinkhole ini terjadi karena atap atau dinding doa atau sungai bawah tanahnya kolaps,” kata dia kepada JawaPos.com pada Selasa (6/1).

Untungnya, Purna menyampaikan bahwa sinkhole di Jorong Tepi muncul di area pesawahan. Bila muncul di tengah pemukiman warga, dampaknya bisa fatal. Karena itu, dia juga mengingatkan, studi pemetaan area rawan sinkhole sangat penting dilakukan. Saat ini, lanjut dia, warga di lokasi munculnya sinkhole di Jorong Tepi disarankan tidak mendekat lubang tersebut.

”Bisa jadi tanah di sekeliling sinkhole masih labil dan bisa terjadi amblas susulan,” imbuhnya.

Selain itu, Purna menyarankan agar masyarakat menghindari aktivitas di sekitar sinkhole. Mengingat sejauh ini belum diketahui pasti potensi area amblasnya atap goa atau sungai bawah tanah di lokasi tersebut. Karena itu, bukan tidak mungkin sinkhole semakin lebar atau muncul sinkhole lain di sekitar lokasi tersebut. Agar tidak terjadi hal-hal yang berbahaya, warga disarankan menjauh dari lubang itu.

”Yang penting juga, jangan jadikan lokasi sinkhole sebagai tempat wisata atau tontonan. Kecuali sudah di-declare aman oleh ahli geologi dan pihak yang berwenang,” ujarnya.

Kepada warga setempat, Purna berharap seluruhnya mematuhi imbauan petugas. Termasuk imbauan yang disampaikan oleh pemerintah daerah. Sebab, fenomena munculnya sinkhole di lokasi itu masih sangat baru. Sehingga perlu waktu untuk dilakukan studi secara mendalam. Studi itu penting agar dapat diketahui secara lebih terperinci sebab-musabab munculnya sinkhole tersebut.

”Pemerintah tentu saja pertama melakukan pengamanan lokasi, kemudian juga harus melakukan inisiasi riset atau survei geologi dan geofisika mendalam tentang fenomena itu dan potensi kejadian serupa di sekitar lokasi kejadian,” kata dia.

Kemudian, pemerintah juga harus melakukan sosialisasi berkaitan dengan sinkhole. Termasuk soal ciri-ciri dan langkah-langkah yang perlu dilakukan agar warga tidak panik. Setelah itu, pemerintah juga perlu memetakan daerah rawan sinkhole dengan melibatkan ahli kebumian. Dengan begitu, nantinya dapat dikeluarkan kebijakan yang lebih komprehensif mengenai respons pemerintah atas fenomena tersebut.

”Penanganan sinkhole itu bagaimana, apakah ditutup permanen atau ditimbun, atau dibiarkan terbuka untuk fungsi yang lain,” ujarnya.

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #fenomena #sinkhole #kabupaten #lima #puluh #kota #gegerkan #warga #peneliti #brin #ingatkan #warga #untuk #berhati #hati

KOMENTAR