Prabowo Bicara Kerukunan Agama: Arsitek Istiqlal hingga Masjid di Hambalang
Presiden Prabowo Subianto dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).(Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
05:18
6 Januari 2026

Prabowo Bicara Kerukunan Agama: Arsitek Istiqlal hingga Masjid di Hambalang

- Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga dengan tindakan Presiden ke-1 RI Sukarno yang menunjuk seorang arsitek Nasrani untuk membangun Masjid Istiqlal Jakarta.

Menurut Prabowo, hal itu bukti bahwa Indonesia adalah negara yang rukun, harmonis, serta saling menghormati antarpemeluk agama.

"Saya sangat bangga dengan contoh pemimpin-pemimpin kita. Bung Karno Presiden, dia membuat masjid terbesar Republik Indonesia, Masjid Istiqlal. Arsiteknya dia tunjuk orang Nasrani," kata Prabowo saat berpidato dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

"Orang Nasrani yang jadi arsitek Masjid Istiqlal. Di mana ada seperti ini?" imbuhnya.

Prabowo juga mempraktikkan hal serupa ketika memutuskan membangun masjid di kediamannya di Hambalang, Bogor.

Arsitek yang membangun masjid itu adalah seorang Katolik.

"Saya, saya bangun masjid nggak terlalu besar di Hambalang. Arsiteknya dan yang bangun orang Katolik. Kehormatan bagi saya," ucap dia.

Begitu juga ketika ia membina orkestra filarmonik yang seluruh anggotanya beragama Nasrani.

Orkestra itu tidak segan-segan melantunkan selawat badar saat Hari Raya Idul Fitri.

Prabowo menyampaikan, fenomena itu membuat hatinya terasa hangat, bahwa kerukunan umat beragama ia rasakan sendiri dari lingkungannya tumbuh.

"Luar biasa, orang Kristen memainkan selawat. Ini apa ya, membuat hati saya merasa hangat. Saya bangga menjadi anak Indonesia," tandas Prabowo.

Tag:  #prabowo #bicara #kerukunan #agama #arsitek #istiqlal #hingga #masjid #hambalang

KOMENTAR