Kemenlu Diminta Pastikan Keamanan WNI di Venezuela Usai Serangan AS
Kebakaran di Fuerte Tiuna, kompleks militer terbesar Venezuela, terlihat dari kejauhan, Sabtu (3/1/2026).(AFP/GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)
11:26
5 Januari 2026

Kemenlu Diminta Pastikan Keamanan WNI di Venezuela Usai Serangan AS

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan keamanan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela, menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Dave mengatakan, situasi di Venezuela berkembang cepat dan penuh dinamika setelah adanya klaim Presiden Amerika Serikat yang menyebut telah menangkap Presiden Venezuela.

“Dalam konteks ini, Komisi I DPR RI memandang bahwa langkah pertama yang paling penting adalah memastikan keselamatan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di sana. Keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama,” ujar Dave kepada Kompas.com, Senin (5/12/2025).

Menurut Dave, Kemenlu harus terus memantau perkembangan situasi di Venezuela secara intensif.

Selain itu, Kemenlu juga diminta berkoordinasi dengan perwakilan Republik Indonesia di Caracas serta menyiapkan langkah-langkah darurat apabila kondisi keamanan memburuk.

“Komisi I DPR RI mengimbau Kementerian Luar Negeri untuk terus memantau perkembangan secara intensif, berkoordinasi dengan perwakilan RI di Caracas, serta menyiapkan skenario darurat apabila kondisi keamanan memburuk,” kata Dave.

Di sisi lain, politikus Golkar itu menekankan pentingnya pendekatan diplomasi dalam menyikapi situasi tersebut.

Menurut dia, Indonesia perlu menjalankan diplomasi yang tenang namun tetap sigap agar setiap langkah yang diambil tidak melanggar prinsip-prinsip hubungan internasional.

“Diplomasi yang tenang namun sigap perlu dijalankan, agar setiap langkah yang diambil tetap sesuai dengan prinsip non-intervensi dan penghormatan terhadap kedaulatan negara,” kata Dave.

AS tangkap Maduro

Diberitakan, pasukan AS menangkap Maduro dan istrinya pada Sabtu (3/1/2025) dini hari lalu.

AS menyebut Maduro sebagai pemimpin yang tidak sah.

Prsiden AS DonaldTrump telah mendesak Maduro untuk menyerahkan kekuasaan dan menuduhnya mendukung kartel narkoba.

Trump menuduh Maduro dan kartel narkoba bertanggung jawab atas ribuan kematian warga AS yang terkait dengan penggunaan narkoba ilegal.

Tag:  #kemenlu #diminta #pastikan #keamanan #venezuela #usai #serangan

KOMENTAR