Menhan Sjafrie Sempurnakan Komando Operasi di Papua, Mencakup Teritorial, Tempur, Intelijen dan Administrasi
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat menyampaikan arahan kepada para prajurit TNI di Papua pada Jumat (2/1). (TNI)
14:08
3 Januari 2026

Menhan Sjafrie Sempurnakan Komando Operasi di Papua, Mencakup Teritorial, Tempur, Intelijen dan Administrasi

Dalam kunjungan kerja ke Timika pada Jumat (2/1), Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa pihaknya akan menyempurnakan komando operasi di Papua. Menurut dia, itu perlu dilakukan agar pelaksanaan tugas TNI di Papua semakin baik.

”Komando operasi yang ada di Papua akan kami sempurnakan agar supaya menjadi komando operasi yang andal dan komando operasi yang mempunyai kapasitas teritorial, tempur, dan juga intelijen serta administrasi,” kata Sjafrie dikutip pada Sabtu (3/1).

Menurut Sjafrie, upaya meningkatkan kemampuan pertahanan di daerah operasi harus terus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Karena itu, dirinya sebagai menhan mengambil kebijakan-kebijakan strategis. Tujuannya semata-mata untuk mendukung kebijakan nasional.

”Saya sebagai menteri pertahanan yang bertanggung jawab dalam rangka mendukung kebijakan nasional dan juga mendukung kebijakan anggaran akan terus mengikuti perkembangan pembangunan kekuatan di Papua,” tegasnya.

Kepada panglima TNI, Sjafrie menyatakan bahwa usulan tersebut sudah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan telah disetujui. Sehingga pada 2026, akan langsung dilaksanakan. Dia tidak ingin menunggu terlalu lama untuk meningkatkan kualitas komando operasi di Papua.

”Tidak ada lagi waktu menunggu, bahwa kita harus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas komando operasi yang ada di sini, termasuk yang ada di perbatasan,” jelasnya.

Khusus untuk para prajurit dan keluarga, Sjafrie menekankan bahwa mereka tidak perlu khawatir. Sebab, pemerintah dan negara akan memberikan perhatian kepada semua prajurit yang melaksanakan tugas berisiko tinggi, apalagi bila risikonya menyangkut hidup dan mati dalam penugasan.

”Jadi, memang harus ada bedanya, prajurit yang berjalan, yang melaksanakan tugas yang berisiko tinggi harus diberi perhatian yang cukup. Agar supaya dia mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan panggilan tugas,” ucap Sjafirie.

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #menhan #sjafrie #sempurnakan #komando #operasi #papua #mencakup #teritorial #tempur #intelijen #administrasi

KOMENTAR