Presiden Prabowo Pastikan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas, 150 Ribu Pendidik Diikutkan Kuliah D-4 dan S-1 Tahun Depan
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan Puncak Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, kawasan GBK, Jakarta, Jumat (28/11).
11:16
29 November 2025

Presiden Prabowo Pastikan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas, 150 Ribu Pendidik Diikutkan Kuliah D-4 dan S-1 Tahun Depan

- Puncak Peringat­an Hari Guru Nasional (HGN) 2025, di Indonesia Arena, Jakar­ta, kemarin (28/11), menjadi ajang bagi Presiden Prabowo Subianto untuk membeberkan komitmennya terhadap pem­bangunan pendidikan nasional. 

Dia memastikan bahwa sek­tor ini tetap menjadi prioritas utama. Selain melalui ang­garan yang besar, sederet program strategis juga bakal kembali digulirkan pemerintah. 

”Dan sesungguhnya elite politik bangsa Indonesia sudah meng­ambil keputusan politik untuk investasi besar di bidang pendidikan,” ucap Prabowo dalam acara tersebut. 

Salah satunya bisa dilihat dari alokasi anggaran untuk sektor ini. Di mana, porsi sektor pendidikan pada APBN masih menjadi salah satu yang tertinggi. ”APBN Kita sudah lebih dari 20 persen (untuk pendidikan),” ucapnya. 

Dari porsi besar itu, dia berharap anggaran pen­didikan bisa bermuara pada sasaran utama. Yakni pengem­bangan guru, siswa, dan sara­na prasarana untuk perbaikan kualitas pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga membeberkan sejumlah program strategis di sektor ini. Salah satunya perbaikan sarana prasarana sekolah. Targetnya ada kenaikan signifikan. Jika tahun ini bisa menyasar 16 ribu sekolah, tahun depan minimal ada 60 ribu sekolah yang dibenahi. 

Di bagian lain, Menteri Pen­didikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa perhatian Presiden Prabowo terhadap sektor pendidikan sudah ter­bukti. ”Hal itu (salah satunya) terlihat dari pening­katan kualitas guru dan tenaga kependidikan,” katanya. 

Dia menjelaskan, tahun ini 12.500 guru sudah mengikuti program D-4 atau S-1. Tahun depan bakal lebih banyak lagi, menyasar 150 ribu guru. ”Ini merupakan sejarah dan revolusi untuk kualifikasi S-1. Mengikuti program dan tunjangan sertifi­kasi, sehingga kesejahteraan mereka meningkat,” ucapnya. 

Mu’ti menyatakan, angkatan pertama tahun ini untuk S-1 akan selesai pertengahan 2026. Mereka sudah bisa mendapat gelar dan wisuda sarjana. 

Sementara itu, untuk program revitalisasi sekolah, hingga tahun ini sudah menyasar 16.175 satuan pendidikan. Tahun de­pan, sekolah penerima program ini bakal bertambah. (raf/ris)

Editor: Ilham Safutra

Tag:  #presiden #prabowo #pastikan #pendidikan #tetap #jadi #prioritas #ribu #pendidik #diikutkan #kuliah #tahun #depan

KOMENTAR