Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
Longsor susulan di kawasan Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, menelan korban jiwa saat proses evakuasi warga berlangsung, Jumat (28/11/2025). (Foto dok. Ist)
10:52
29 November 2025

Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!

Baca 10 detik
  • Longsor susulan di Jembatan Kembar Silaiang Bawah menewaskan satu prajurit TNI AD pada Jumat, 28 November 2025.
  • Dua prajurit TNI AD dilaporkan hilang kontak saat proses evakuasi warga di lokasi longsor tersebut.
  • Tim gabungan melanjutkan pencarian korban hilang dan pembersihan material longsor di lokasi yang masih labil.

Longsor susulan di kawasan Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, menelan korban jiwa saat proses evakuasi warga berlangsung, Jumat (28/11/2025).

Material longsor yang kembali bergerak menimpa sejumlah petugas yang tengah membuka akses jalan dan mengevakuasi warga dari area rawan.

Tiga prajurit TNI AD terdampak dalam kejadian tersebut. Dua di antaranya, Pelda Yudi Gusnadi dan Prada Zeni Marpaung dari Subdenpom XX/5 Padang Panjang, dilaporkan hilang kontak sejak Jumat sore.

Sementara satu prajurit lainnya, Serda Robi dari Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazahnya telah dievakuasi ke posko terdekat.

Kapendam XX/TIB Letkol Kav Taufiq menyatakan seluruh prajurit tengah bertugas membantu warga saat longsor susulan terjadi.

“Mereka adalah prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sumbar yang kita cintai. Mari kita berdoa bersama agar bencana ini segera berakhir,” ujar Taufiq kepada wartawan, Sabtu (29/11/2025).

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, pemerintah daerah, dan relawan masih melanjutkan pencarian dua prajurit yang hilang.

Pembersihan material longsor juga terus dilakukan untuk membuka kembali akses jalan, meski kondisi tebing di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi terjadi pergerakan tanah.

BNPB sebelumnya melaporkan total 174 korban meninggal dunia akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyebut Sumatera Utara menjadi wilayah dengan korban terbanyak, yakni 116 orang, serta 42 lainnya masih dalam pencarian.

Foto: Dok. Istimewa

Editor: Dwi Bowo Raharjo

Tag:  #longsor #susulan #silaiang #bawah #prajurit #gugur #hilang #saat #evakuasi

KOMENTAR