Perbedaan Pasangan yang Sering Posting vs yang Jarang Posting di Media Sosial, Siapa yang Lebih Bahagia?
Ilustrasi pasangan bahagia yang saling menatap. (Freepik)
17:30
13 Mei 2024

Perbedaan Pasangan yang Sering Posting vs yang Jarang Posting di Media Sosial, Siapa yang Lebih Bahagia?

Media sosial sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat di era digital saat ini.

Jejaring sosial pun kini memiliki andil dalam memperkuat hubungan dengan keluarga, teman, kerabat, dan siapapun di dunia.

Tidak sedikit juga orang yang memanfaatkannya untuk mencari kekasih maupun pasangan hidup.

Selain itu, media sosial juga sudah menjadi platform validasi dengan memamerkan sesuatu yang dimiliki, termasuk pasangan.

Dilansir dari Brides.com, media sosial memiliki efek yang cukup negatif terhadap hubungan sepasang kekasih.

Dikatakan, pria dan wanita terus-menerus diperlihatkan gambaran hubungan ideal di media sosial dari para selebriti atau influencer.

Sehingga, standar-standar tersebut dapat menyebabkan kekecewaan dan ketidakpuasan, dan berdampak negatif pada hubungan.

Pasangan yang selalu memposting tentang hubungan mereka tanpa henti di media sosial pun menunjukkan bahwa mereka mencari validasi dengan menunjukkan yang mereka miliki ke dunia.

Memposting segala sesuatu dan selalu dikaitkan dengan pasangan adalah gambaran hubungan yang tidak aman.

Jika seseorang terus-menerus berkomentar dan menyertakan pasangannya dalam semua postingannya, dia mencoba mengklaim pasangannya sebagai miliknya atau menunjukkan tanda-tanda ketergantungan.

Selain itu, jika terlalu sering memposting hubungan di media sosial, seseorang juga memberi akses dan kebebasan bagi orang lain untuk mengomentari hubungan tersebut.

Komentar-komentar tersebut memiliki kemungkinan untuk bisa berdampak dalam hubungan dan cara pandang pasangan itu.

Sedangkan pasangan yang jarang memposting tentang hubungan mereka bisa berarti sangat menjaga privasi dan keintiman mereka untuk mereka sendiri.

Mereka merasa tidak perlu berbagi informasi pribadi tentang hubungan mereka ke dunia dan merasa cukup untuk dialami berdua saja.

Jarangnya posting di media sosial bukan berarti mereka malu atau tidak bangga dengan pasangan, namun mungkin itu adalah keputusan personal.

Apalagi jika keduanya memang tidak merasa bahwa validasi media sosial adalah hal penting, maka hubungan mereka tetap akan baik-baik saja.

Editor: Nicolaus Ade

Tag:  #perbedaan #pasangan #yang #sering #posting #yang #jarang #posting #media #sosial #siapa #yang #lebih #bahagia

KOMENTAR