



8 Pelajaran Hidup Penting yang Tidak Bisa Diajarkan di Sekolah, Salah Satunya Uang Tidak Membeli Kebahagiaan
– Sebuah pelajaran hidup memang sering diucapkan namun susah dIterapkan dan dipelajari bahkan di sekolah saja tidak pernah dibagikan ilmu ini.
Tak sedikit pula kita mendapatkan pelajaran hidup dari pengalaman dan kisah sendiri.
Memahami mengenai pelajaran hidup ini sangat perlu karena berguna untuk pertumbuhan pribadi dan bisa menavigasi naik turunnya kehidupan.
Pelajaran di sekolah dengan pelajaran hidup sangatlah berbeda. Jika di sekolah belajar ilmu matematika hingga mata pelajaran lainnya yang semuanya fokus ke teori dan praktek untuk bidang pekerjaan.
Sedangkan pelajaran hidup digunakan selamanya dalam menjalani kehidupan baik pada saat bahagia maupun sedih.
Dilansir dari laman Ideapod, terdapat beberapa pelajaran hidup yang penting diterapkan diantaranya :
1.Hidup ini tidak adil
Hal pertama yang merupakan pelajaran hidup adalah hidup ini tidak adil. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa di sekolah semuanya sudah standarisasi.
Hal ini dipicu karena di sekolah sudah memiliki kurikulum yang sama, mengikuti tes yang sama dan dievaluasi berdasarkan kriteria yang sama.
Namun hal tersebut sudah pasti berbeda saat sudah lulus dan berada di lingkungan luar. Dalam hidup tidak ada kurikulum dan aturan yang baku. Ada beberapa hasil kehidupan yang berada di luar harapan kita.
Tidak hanya itu, dalam hidup selalu ada naik turunnya dan berbagai tantangan. Ada beberapa orang yang beruntung dari segi keuangan namun disisi lain ada sebagian orang lagi yang sedang berusaha mencari uang.
Hal yang perlu difokuskan disini bukan terletak di ketidakadilan namun tentang mengendalikan sikap, tindakan dan reaksi Anda.
2. Kegagalan adalah bagian dari pertumbuhan
Ketika di sekolah saat kita mengalami kegagalan misalnya ujian kelulusan yang hal ini pasti dinilai buruk dan tidak niat.
Namun di kehidupan nyata tidak seperti itu, hidup ini tidak ada panduan belajar dan yang namanya kegagalan tidak bisa dihindari.
Misalnya saat membangun sebuah usaha tentu di awal-awal tidak langsung berhasil. Ada saja yang gagal.
Usaha ini gagal usaha itu gagal. Namun akhirnya dari kegagalan tersebut akhirnya bisa belajar dan evaluasi untuk bisa bertumbuh serta berkembang lebih baik lagi.
Kesimpulannya menganggap kegagalan sebagai salah satu bagian dari perjalanan bukan sebagai jalan buntu yang akan mendorong pertumbuhan dan inovasi.
3. Uang tidak membeli kebahagiaan
Sebuah studi oleh Universitas Princeton menunjukkan bahwa kesejahteraan emosional meningkat seiring dengan pendapatan dan setelah itu uang tidak terlalu berpengaruh pada seberapa bahagia Anda sehari-hari.
Kebahagiaan yang sejati tidak datang dari hal-hal yang bisa Anda beli melainkan datang dari hubungan yang bermakna, pekerjaan yang memuaskan dan kesehatan yang baik.
Artinya selama hidup tetap penting memperhatikan stabilitas keuangan namun jangan jadikan hal ini menjadi sumber dan parameter kebahagiaan.
4. Tidak apa apa untuk mengatakan tidak
Tidak sedikit orang yang berfokus pada orang lain dari kebahagiaan diri sendiri, lebih banyak mengatakan ya daripada tidak padahal realitanya tidak bisa. Banyak orang memaksa diri untuk berkata ya untuk menyenangkan orang lain.
Namun hal ini jika dilakukan secara terus-menerus tentu bisa menyebabkan stress, kelelahan hingga kebencian.
Realitanya Anda tidak bisa menjadi segalanya untuk orang lain. Jadi tidak apa apa kalau Anda mengatakan tidak untuk kondisi yang mendukung hal itu.
5. Perubahan tidak bisa dihindari
Apabila di sekolah sudah terjadwal dan melakukan rutinitas setiap harinya tanpa ada perubahan yang signifikan.
Namun berbeda dengan kehidupan nyata, ada sebuah perubahan yang berjalan konstan.
Mulai dari perubahan karir, perpindahan yang tiba-tiba atau kehilangan orang disayangi dan sebagainya.
Perubahan ini memang membawa kesedihan namun justru merupakan peluang untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman baru.
Perubahan yang terjadi tidak perlu dihindari namun lebih baik beradaptasi terhadap perubahan tersebut.
6. Kebaikan sangat bermanfaat
Baik itu dengan memberikan bantuan kepada orang asing, menunjukkan kasih sayang kepada seseorang yang kesusahan, atau sekedar senyum ramah untuk mencerahkan hari-hari seseorang. Hal kebaikan tersebut memiliki dampak yang luar biasa untuk orang lain.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tindakan kebaikan dapat meningkatkan suasana hati dan perasaan sejahtera secara keseluruhan.
7. Tidak apa apa jika tidak mengetahui semua jawabannya
Hidup adalah perjalanan eksplorasi dan penemuan sehingga tidak masalah jika tidak harus mengetahui semua jawaban.
Hal ini didasarkan pada kehidupan banyak sekali hal-hal diluar pikiran yang bisa terjadi mulai dari musibah, tantangan hingga kebahagiaan.
8. Hubungan membutuhkan kerja keras
Menjalin hubungan di dunia nyata setelah sekolah sangatlah sulit dan membutuhkan lebih banyak usaha.
Baik itu hubungan romantis, persahabatan atau hubungan kerja dan hubungan lainnya yang tidak mudah dibentuk dan dipertahankan.
Anda juga perlu memahami bahwa tidak semua hubungan yang dimaksud untuk bertahan selamanya. Anda perlu merawat dengan baik.
Tag: #pelajaran #hidup #penting #yang #tidak #bisa #diajarkan #sekolah #salah #satunya #uang #tidak #membeli #kebahagiaan